Search

Ini Kata Pimpinan DPR Saat Fahri Hamzah Desak Ketua KPK Untuk Mundur Terkait Kasus e-KTP

Image result for foto Ketua KPK Agus Rahardjo
www.vipqiuqiu99.com

          Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mendesak Ketua KPK, Agus Rahardjo untuk mundur dari jabatannya terkait kasus e-KTP karena disebut sarat kepentingan. Pimpinan DPR lain pun menanggapi ucapan Fahri.

        Wakil Ketua DPR dari fraksi Partai Demokrat, Agus Hermanto menyebut yang terbaik yang bisa dilakukan DPR dalam kasus ini adalah mendorong penegakan hukum dengan sebenar-benarnya. Kewajiban DPR dan semua masyarakat adalah mengontrol dan mengawasi proses hukum yang sedang berjalan.

           "Semua permasalahan daripada e-KTP ini sekarang sedang ditangani oleh KPK, dalam hal ini tentunya kewenangan daripada penegakan hukum. Yang terbaik, kita mendorong penegakan hukum ini berjalan berkeadilan, transparan dan akuntabel. Siapa yang mengontrol, semuanya, termasuk anggota DPR," ucap Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/2017). 

         Fahri Hamzah berencana menggulirkan hak angket untuk menelusuri kasus e-KTP agar menjadi jelas. Agus pun menanggapi rencana rekan kerjanya ini.

         "Jadi gini, hak angket ataupun hak apa, yang di dalam ke-DPR-an adalah kewenangan dari milik anggota, bukan milik atau kewenangan pimpinan. Yang penting, harus memenuhi persyaratan, persyaratannya apa, persyaratannya adalah minimal 20 orang anggota dewan yang terdiri dari lebih satu fraksi," tuturnya. 

       "Tugas pimpinan setelah menerima harus memproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, dimumkan di paripurna," katanya menanggapi rencana Fahri. 



 

 

Membubarkan PKI dan Menuntaskan Sampai ke Akar-akarnya, Mantan Presiden Soeharto Telah Mendapatkan Pujian Oleh Habib Rizieq Shihab

Image result for Rizieq Shihab, imam besar FPI usai menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Barat
www.vipqiuqiu99.com

         Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab memuji mantan Presiden Suharto, yang dinilainya berhasil menumbangkan Partai Komunis Indonesia hingga ke akar-akarnya. Hal ini diungkapkannya, saat menghadiri haul Soeharto di Masjid At Tin, Jakarta Timur. 

       "Soeharto melalui Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret) telah mengambil langkah yg diperlukan dalam menyelamatkan negara paska pengkhianatan PKI," kata dia, Sabtu malam, 11 Maret 2017. 

      Menurut dia, sebagai Presiden, Soeharto telah menjalankan amanah, dengan mengambil langkah yang tegas dan bertanggung jawab. Habib melanjutkan, Soeharto dengan tanpa kompromi telah berhasil membubarkan PKI.

     "Kemudian, Soeharto menjalankan langkah tegas dengan membubarkan PKI dan menuntaskan sampai akar akarnya," kata dia. 

        Ia menambahkan, jika bukan tanpa Soeharto, umat Islam tidak akan bisa memiliki solidaritas seperti yang berkumpul di masjid At Tin malam ini.

       "Karena, kumpulnya kita di sini, sebagai rasa terima kasih pada Soeharto yang punya jasa membasmi PKI. Kalau tidak dibasmi, belum tentu kita bisa ada ditempat ini," ungkapnya. 

      Lebih lanjut, dia juga mendoakan Soeharto beserta keluarga, agar diampuni segala dosanya, dan diterima segala amal ibadahnya. 



 

Telah Mendapatkan Dukungan Dari Sejumlah Relawan Agus-Sylvi, Djarot Mengatakan Bahwa Dukungan Politik Masih Cair

Image result for foto Sejumlah relawan Agus-Sylvi menyatakan dukungan mereka kepada pasangan cagub-cawagub DKI petahana, Basuki T Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat
www.vipqiuqiu99.com

          Sejumlah relawan Agus-Sylvi menyatakan dukungan mereka kepada pasangan cagub-cawagub DKI petahana, Basuki T Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di putaran kedua Pilgub Jakarta. Djarot yang turut hadir dalam kegiatan deklarasi itu mengatakan bahwa dukungan politik masih cair. 

          "Jadi terima kasih (dukungannya) ya. Jadi ada yang mengatakan bahwa secara otomatis misalkan pendukung Agus-Sylvi mendukung pasangan no 3, tidak juga, kan masih banyak gitu ya. Jadi saya sampaikan bahwa memang ini kan (dukungan politik) masih cair dan masuk partai politik pendukung pasangan nomor 1 itu masih cair, apa lagi warga, masyarakatnya, relawannya," kata Djarot di Jalan Tebet Barat VIII, Jak Selatan, Sabtu (11/3/2017). 

           Menurut Djarot, nantinya relawan Agus-Sylvi yang mendukung pasangan Ahok-Djarot ini akan disinergikan dengan relawan yang sebelumnya telah berjuang di lapangan. Semua akan turut serta memenangkan Ahok-Djarot di putaran dua.

        "Kalau mereka kan sudah punya komunitas sendiri-sendiri, disinergikan, mensinergikan dengan relawan yang sudah ada sekarang, yang sudah bekerja di lapangan," ujar Djarot.
    Dia pun mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya. Dia berharap kemenangan di putaran pertama akan kembali terulang di putaran selanjutnya. 

    "Terimakasih atas dukungannya. Putaran pertama siapa yang unggul? Nomor dua kan? Semoga putaran kedua menang lagi," imbuh Djarot.
      Dalam kesempatan ini, Djarot pun sempat berkelakar bahwa tinggal dirinya satu-satunya yang merupakan keturunan tentara. "Dari empat kandidat yang anaknya tentara, tinggal Djarot," katanya dengan nada santai.

           Sementara itu, dukungan ini diberikan oleh relawan Agus-Sylvi yang menamakan diri mereka Pemuda Agus Sylvi, KKR dan Relawan Kota serta dipimpin oleh salah seorang koordinator bernama Mulyana. Ada tiga sikap yang dinyatakan dalam deklarasi ini. Berikut sikapnya:

1.Mendukung dan siap memenangkan pasangan nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dalam putaran kedua pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. 

2. Mengajak seluruh warga Jakarta untuk bersama-sama menjaga kerukunan selama pelaksanaan Pilkada Gubernur DKI Jakarta 2017 dan setelahnya. 

3. Meminta panitia penyelenggara pilkada dengan sebenar-benarnya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menyertai upaya kita semua untuk memajukan Jakarta dan Indonesia pada umumnya.




 



 

 

PDIP Telah Mempersiapkan 2 Strategi Khusus di Putaran Kedua DKI Jakarta Ahok-Djarot vs Anies-Sandiaga

Image result for foto Eriko Sotarduga di acara bakti sosial
www.vipqiuqiu99.com

         Menghadapi Pilgub DKI Jakarta putaran kedua, PDIP menyiapkan dua strategi agar Ahok menang melawan Anies. Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga mengatakan pihaknya akan fokus untuk terjun menemui warga dan memastikan warga terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).  

       "Dua strategi itu yang paling penting, pertama melalui door to door itu artinya betul-betul ke masyarakat langsung, yang kedua adalah DPT itu," ujar Eriko di sela acara cek kesehatan gratis di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (10/3/17).

          Eriko menjelaskan strategi ini berbeda dengan sebelumnya yang harus menghadapi tiga pasang calon. Menurutnya pada putaran kedua hanya ada dua pasangan calon, fokus menjadi lebih sentral. "Ini kalau meminjam istilah sekarang ini kan head to head," kata dia.

         Eriko menjelaskan pada putaran kedua ini tidak ada jalan lain selain terjun ke masyarakat. Hal itu dilakukan karena menurutnya hanya sistem door to door yang belum maksimal. 

       "Intinya begini, saya putaran kedua ini sudah tidak ada lagi jalan lain kecuali kita langsung kepada masyarakat door to door. Kalau dari segi media, media sosial, media cetak, itu sudah maksimal aturan dari KPU juga kan ada, tetapi aturan tentang door to door ini yang masih dimaksimalkan," tuturnya.

       Selain itu, Eriko menjelaskan masalah DPT juga menjadi strategi selanjutnya. Ia membandingkan meski DPT DKI memiliki jumlah yang tinggi namun masih banyak yang belum menggunakan hak pilihnya.

          "Masalah DPT walaupun kalau menurut ukuran Pilkada di seluruh dunia, termasuk yang paling tinggi dari DKI sudah 76%, tapi kan banyak yang belum bisa memilih kalau kita punya target DPT ini semaksimal mungkin. apalagi waktunya nggak lama cuma sampai tanggal 13, jadi tugas ini semua teman partai yang di wilayah harus meyakinkan semua warganya supaya mendaftar kepada DPT," ungkapnya. 

         Eriko menjelaskan salah satu strateginya dengan membuat acara cek kesehatan gratis. Cek kesehatan yang meliputi cek gula darah dan cek detak jantung ditargetkan dapat diikuti oleh 300 orang. "Ini kan karena hari kerja jadi mungkin warga sedikit yang ikut," pungkasnya. 




 

 

Anas Urbaningrum Membantah Pernyataan Yang Mengenai Dirinya Yang Telah Ikut Terlibat Kasus e-KTP

Related image
www.vipqiuqiu99.com

            Sidang pertama korupsi e-KTP hari ini mulai digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum juga disebut ikut dalam pertemuan dengan tersangka mega proyek e-KTP Andi Agustinus alias Andi Narogong.  

          Anas yang sudah mendekam di Lapas Suka Miskin lantaran kasus korupsi proyek Hambalang itu mencurahkan isi hatinya melalui sebuah surat. Dalam surat yang kemudian ditulis di akun Twitter @anasurbaningrum pada Rabu (8/3) itu, dia membantah ikut menerima duit proyek tersebut. Ada 20 poin dalam surat yang berisi keluh kesahnya itu.

         "Ada teman yang menyampaikan: siap-siap dapat serangan fitnah baru katanya. Terkait dengan kasus e-KTP, katanya nama saya juga tersebut di dalam surat bagian dakwaan. Entah apa persisnya," tulis admin Twitter Anas @anasurbaningrum, seperti dikuti Kamis(9/3/2017). "Katanya disangkutkan dengan aliran dana. Padahal, faktanya itu tidak ada!" tulisnya lagi.

          Anas juga menyinggung soal kasus Hambalang yang membuatnya harus mendekam 14 tahun di bui. Dia menyebut sebuah fitnah pada waktunya akan kembali pada pelakunya.

        "Dulu, pada apa yang disebut sebagai "kasus Hambalang", betapa banyak "orang itu" bikin cerita fiksi yang dikarang-karang. Sudahlah lebih baik berhenti bikin fitnah-fitnah. Tidak ada gunanya," sambung dia. 

         "Hukum alam bilang: setiap butir fitnah akan kembali kepada pelakunya. Kapan, itu hanya soal waktu," imbuh Anas. Di akhir suratnya itu dia mengajak semua pihak merenung atas amal perbuatan selama di dunia. Dia juga mengutip salah satu ayat Al Quran.

        "Kata Qur'an: "to savee one life is to save all of humanity". Makna lainnya: "zalim kepada satu orang sesungguhnya sama dengan zalim kepada seluruh umat manusia," tulis dia. "Buah dari benar atau fitnah, adil atau zalim, kelak akan menyertai kita di alam keabadian. Mari kita renungkan," tutup dia. 

           Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (9/3), 2 terdakwa, yaitu Irman dan Sugiharto, juga menerima uang. Irman mengantongi Rp 2.371.250.000 dan USD 877.700 serta SGD 6 ribu, sedangkan Sugiharto mendapatkan USD 3.473.830. "Selain memperkaya diri sendiri, perbuatan para terdakwa juga memperkaya orang lain dan korporasi," ujar jaksa KPK.





 

 

 

Kasus Suap Proyek e-KTP, Setya Novanto Telah Mengakui Pernah Bertemu Dengan Pengusaha Yang Bernama Andi Narogong

Image result for foto novanto saat bersama wartawan
www.vipqiuqiu99.com

          Kasus suap proyek e-KTP menyangkut sejumlah nama, salah satunya pengusaha Andi Agustinus atau yang akrab disapa Andi Narogong. Ketua DPR Setya Novanto mengaku pernah bertemu dengan Andi Narogong.

        "Saudara Andi pernah bertemu saya, tapi dalam kapasitas jual-beli kaus. Waktu saya selaku Bendahara Umum (Golkar). Tapi semua saya serahkan nanti dalam sidang, masing-masing bisa menjelaskan. Kita tunggu di persidangan nanti," ujar Novanto di kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (8/3/2017).

         Novanto, yang pernah diperiksa KPK terkait kasus e-KTP, membantah keras masih berkomunikasi dengan Andi saat dirinya menjabat Ketua Fraksi Golkar DPR. Dia menepis anggapan yang menyebut Andi merupakan orang dekatnya. 

        "Nggak ada (komunikasi). Itu kita lihat dalam persidangan. Yang jelas, saya tidak pernah mengurus masalah anggaran karena, sebagai pimpinan fraksi, kita hanya menerima laporan yang semuanya dilakukan ketua komisi, di mana ketua komisi melaporkan secara oral," jelas Novanto.

         "Sebulan sekali pleno masalah anggaran. Semua mekanismenya ada di Panitia Anggaran yang ada di Banggar dan komisi-komisi terkait, dalam hal ini Komisi II. Jadi, selaku pimpinan fraksi, tidak ada urusan-urusan mengenai masalah anggaran," sambungnya.

             Novanto mengaku, sebagai ketua fraksi, ia tidak bisa memutuskan segalanya secara sendiri. Dalam pengambilan keputusan harus melibatkan fraksi lain. "Sebagai ketua fraksi, dalam memutuskan segala, tidak bisa sendiri. PG waktu itu ada 101 anggota Golkar di DPR. Jadi, kalau memutuskan, harus dengan fraksi-fraksi lain," pungkas Novanto.

          Andi Narogong merupakan saksi kunci dalam kasus e-KTP ini. Dia termasuk salah satu saksi yang dicegah bepergian ke luar negeri. Peran Andi dalam kasus ini disebut akan terungkap dalam persidangan. Andi disebut-sebut memiliki kaitan dengan perusahaan yang menggarap proyek e-KTP. 

             KPK telah melimpahkan berkas perkara e-KTP itu ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta pada Rabu (1/3) lalu. Berkas itu setebal 24 ribu halaman, yang nantinya akan disarikan dalam surat dakwaan. Sidang perdana kasus ini akan diselenggarakan pada Kamis (9/3) besok di PN Tipikor, Jakarta Pusat. 


 

 


 

 

Sandiaga Uno Menyebut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Telah Berpihak ke Kalangan Atas, Djarot : Itu Hanya Kekeliruan

Image result for foto djarot tanggapi tudingan sandiaga uno
www.vipqiuqiu99.com

Sumatraterkini.blogspot.com : Cawagub DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut program ekonomi pada masa kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya menyentuh kalangan menengah ke atas. Cawagub pasangan Ahok, Djarot Saiful Hidayat, menampik pernyataan itu. "Justru kami ini prioritaskan kelas bawah. Statement itu keliru," ucap Djarot di Kantor DPP PDIP, Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/3/2017).

          Djarot menyatakan, program perekonomian yang dijalankan oleh Ahok ditujukan bagi semua kalangan. Dia pun menegaskan bahwa masyarakat kelas bawah lebih banyak menjadi sasaran program tersebut. 

         "Program kita itu lebih banyak dirasakan oleh masyarakat kelas bawah," imbuhnya. Hal senada juga diucapkan Ketua Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Prasetyo Edi Marsudi. Menurutnya, alokasi APBD DKI Jakarta mampu menyentuh semua kalangan.

        "Masyarakat pun juga tersentuh APBD. Kita lihat pembangunan di Jakarta. Kita membangun jalan, mencari solusi untuk banjir juga kita kerjakan semua," ucapnya di The City Tower, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (7/3) siang.

         Dia pun menegaskan bahwa tidak ada lelang konsolidasi seperti yang disebut oleh Sandiaga. "Enggak lah itu, lelang konsolidasi kan terbuka. Pembahasan anggaran APBD juga transparan, dibuka untuk umum, jadi nggak ada itu lelang-lelang itu," katanya.

         Sebelumnya, Sandiaga mencontohkan program Ahok yang tidak berpihak kepada rakyat adalah program 'Lelang Konsolidasi'. Dia mengatakan program tersebut hanya menguntungkan para pemodal.

        "Saya dapat masukannya dari teman Kadin, mengenai salah satu program lelang konsolidasi. Program lelang konsolidasi jelas tidak memihak UMKM. Lelang konsolidasi mengangkat jumlah yang tidak bisa dijangkau oleh pelaku UMKM," katanya di Posko Melawai, Jl Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/3/2017).