Search

Jelas-jelas Rizieq Sedang Beribadah, Kenapa Mesti Dinyatakan Dengan Buronan?

Image result for Tersangka pornografi, Habib Rizieq Syihab

            Label buron pada Habib Rizieq Shihab, terkait kasus percakapan mesum dengan Firza Husein dianggap sangatlah tidak pantas. Sebab, sudah jelas sebelumnya apabila pentolan Front Pembela Islam itu hingga kini masih melakukan ibadah di Tanah Suci.

         Pernyataan ditegaskan Kuasa Hukum Habib Rizieq, Kapitra Ampera, menanggapi surat perintah penangkapan yang baru saja dirilis Kepolisian.

         Kata Kapitra, Habib Rizieq selama ini bukan melarikan diri dan menghindar dari kasus hukum. Informasi kepergian Rizieq ke Tanah Suci. bahkan sudah jauh-jauh hari disampaikan sebelum penetapan tersangka dikeluarkan polisi.

        "Saya garis bawahi, Habib Rizieq tidak pantas masuk DPO (daftar pencarian orang). Waktu dia berstatus sebagai saksi, kan kita sudah sampaikan dia sedang ibadah," kata Kapitra, Rabu 31 Mei 2017.

Baca Juga: http://sederhanaberita.blogspot.com

          Langkah penetapan tersangka terhadap Imam Besar FPI itu juga dianggap syarat kejanggalan. Apalagi, alat bukti yang dijadikan pegangan polisi didapat secara ilegal, dari beberapa situs seperti baladacintarizieq.com. Terlebih, kasus ini masuk dalam ranah privat dan tak dapat dipidana.

          "Kekuatan hukumnya harus pasti, orang disebut melakukan tindak pidana sesuai alat bukti hukum yang sah. Sementara, situs itu seperti menyadap dengan ilegal, tentu tidak sah di mata hukum menurut konstitusi. Lalu, bagaimana subtsansi alat hukumnya melakukan kejahatan tidak berdasarkan kepada hukum," katanya.

            Tak heran, kata dia, bila kemudian sebagian masyarakat menilai langkah polisi dalam kasus ini kental dengan kepentingan politik, serta tak memenuhi rasa keadilan di tengah masyarakat, karena seakan memaksakan kehendak. “Sementara, si penyebar konten pornografi hingga kini belum kunjung ditangkap polisi,” ujarnya. 

Memiliki Kesibukan di Rutan Cipinang, Ahok Tulis Buku Hingga Membaca Surat Dari Relawan

Image result for Ahok saat tiba di Rutan Cipinang

             Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjalani proses penahanan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, setelah divonis 2 tahun penjara atas kasus penodaan agama. Apa saja kesibukan mantan Gubernur DKI Jakarta itu selama di tahanan?

            "Banyak-banyak menulis, menulis buku ya. Beliau cerita saat ini sedang menulis tiga buah buku," ujar Ronny Talapessy, selaku kuasa hukum Ahok, setelah membesuk di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Selasa (30/5/2017).

          Tiga buku yang merupakan buah pemikirannya itu di antaranya bertema kehidupan, politik, dan konstitusi. "Ya buku-buku tersebut lebih banyak merupakan buah pikiran beliau tentang kehidupan, politik, konstitusi, dan negara," tuturnya.

           Selain menulis buku, Ahok mengisi waktu luang dengan berolahraga bersama tahanan lain. Ia juga menyempatkan diri membaca surat dari pendukung-pendukungnya. "Ada sekitar 300-an surat dari pendukung beliau yang masuk dan masih dibaca satu per satu," tuturnya.

           Ronny membesuk Ahok bersama empat pengacara lainnya, yakni I Wayan Sudirta, Teguh Samudera, Rolas Sitinjak, dan Josefina Agustina. Adik Ahok, Fifi Lety Indra, juga ikut membesuknya.

Baca Juga: http://sederhanaberita.blogspot.com

           Dalam pertemuan di ruang besuk itu, Ahok memperlihatkan surat-surat dukungan dari pendukungnya yang belum sempat dibaca. "Sayangnya, kami tidak bisa memfoto karena tidak diperbolehkan membawa handphone ke ruang besuk. Penjagaannya ketat sekali," ucapnya.

          Ronny menyebut Ahok menyampaikan terima kasih kepada para pendukung yang selama ini telah memberikan dukungan. Dia meminta pendukung tetap tenang dan mengikuti proses hukum selanjutnya.

          "Beliau sampaikan kepada pendukung untuk tetap tenang selama Ramadan ini dan kita tunggu proses hukum dari pihak kejaksaan. Karena kita sendiri tidak mengajukan banding, kita ikuti saja proses hukum selanjutnya," tuturnya.

          Meski tidak mengajukan banding, pihak pengacara tetap berharap ada secercah keadilan bagi Ahok. Apalagi saat ini pendukung Ahok sudah tidak lagi turun ke jalan.

        "Kami berharap agar masih ada keadilan untuk beliau, toh beliau juga sudah mengundurkan diri juga dari Balai Kota. Pendukung juga sudah mengikuti agar tidak ramai-ramai di jalan," katanya.

Terkait Chat Mesum Dengan Firza, Akhirnya Rizieq Menjadi Tersangka Kasus Pornografi

Related image 

           Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat mengatakan, penyidik Subdit Cyber Crime sudah menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab sebagai tersangka.

      "Benar (Habib Rizieq) sudah jadi tersangka, baru hari ini ditetapkan," ujar Wahyu, Senin 29 Mei 2017.

      Wahyu menjelaskan, status tersangka untuk Habib Rizieq terkait kasus chat mesum berbau pornografi antara Rizieq dengan Firza Husein.

"Iya soal kasus itu. Kami masih rapat, nanti diumumkan," kata Wahyu.

          Diberitakan sebelumnya, Rizieq menghilang begitu saja setelah dua kali mangkir dalam panggilan pemeriksaan yang dilayangkan penyidik Polda Metro Jaya. Bahkan, Polda Metro Jaya pada 15 Mei 2017, telah mengeluarkan surat perintah membawa paksa Rizieq untuk menjalani pemeriksaan.

Baca Juga: http://sederhanaberita.blogspot.com

        Rizieq dijadikan saksi karena dalam pesan mesum dan juga rangkaian foto vulgar yang diunggah di situs baladacintarizieq, terdapat nama akun WhatsApp seorang pria yang sama dengan namanya.

          Dalam perjalanan pengusutan kasus ini, Kepolisian telah melakukan pemeriksaan mendalam terkait keaslian foto wanita tanpa busana yang tersebar, dan dari hasil analisa ahli wajah Inafis Polri, dipastikan foto wanita tanpa busana yang dikaitkan dengan Rizieq merupakan foto asli milik Firza Husein.

          Lalu, Firza Husein ditetapkan sebagai tersangka pada pukul 22.00 WIB, Selasa, 16 Mei 2017. Statusnya ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka karena penyidik telah memiliki dua alat bukti tindak pidana tersebut.

           Firza disangkakan melanggar tindak pidana seperti diatur dalam Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 UU RI Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.

Usai Divonis, Kuasa Hukum Ahok Siap Ikuti Upaya Banding Jaksa

Image result for Usai Divonis, Ahok Langsung Ditahan di Rutan Cipinang

         Kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Badrul Munir menyatakan, pihaknya tak ambil pusing dengan dikeluarkannya lima nama majelis hakim yang akan menangani perkara banding yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Menurut dia, pihak kuasa hukum siap mengikuti proses banding yang berjalan. Bagi Badrul, secara kepentingan, tim kuasa hukum Ahok tak ada karena sudah membatalkan banding tersebut.

        "Kita tetap hormati dan kita akan tetap ikuti proses hukum yang berjalan ini karena yang punya kepentingan secara khusus (mengajukan banding) itu kan jaksa kan, jadi kita tidak terlalu memusingkan susunan majelis hakim itu," kata Badrul Munir, Minggu 28 Mei 2017.

          Ia menambahkan, dalam mekanisme hukum Jaksa memang berhak untuk mengajukan banding dalam setiap perkara hukum yang ditanganinya. Meskipun pihak terdakwa atau terpidana sudah menerima putusan majelis hakim Pengadilan Negeri.

         Dalam kasus ini, Ahok sempat mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang memutuskan bersalah dan dihukum dua tahun penjara dalam kasus penistaan agama. Namun, dalam perjalanannya, Ahok mencabut banding yang diajukannya dengan alasan untuk menjaga keutuhan bangsa.

Baca Juga: http://sederhanaberita.blogspot.com

         Sementara, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum mengambil keputusan setelah pihak Ahok mencabut bandingnya. Maka, dengan demikian proses banding yang diajukan oleh jaksa pun terus berlanjut.

        "Pada dasarnya kan Pak Ahok sudah mencabut banding kan, kalau ini terus berjalan (proses hukum banding), kita siap mengikuti proses hukumnya. Apapun proses yang akan berjalan nanti, apapun konsekuensi hukumnya, kita siap menghadapi proses hukum ini," tutur Badrul.

         Seperti diketahui, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta juga telah menetapkan lima nama susunan majelis hakim banding dalam perkara Ahok. Mereka adalah Imam Sungudi sebagai Ketua Majelis. Kemudian, Elang Prakoso Wibowo, Daniel D Pairunan, I Nyoman Sutama, dan Achmad Yusak sebagai anggota majelis hakim.

Zulkifli Hasan: Mau Bermain Bola? Kalau Pemimpin MPR 11 Orang, "Apa Kata Dunia"

Image result for Ketua MPR, Zulkifli Hasan

          Usulan menambah kursi pimpinan MPR dalam pembahasan revisi Undang-undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (UU MD3) ditolak Ketua MPR, Zulkifli Hasan. Menurutnya, penambahan yang mencapai 6 kursi dinilainya terlalu banyak. Zulkifli mengatakan, jika ingin menambah maka tak perlu berlebihan.

             "Nambah saya setuju. Tapi, kalau 11, jangan gitu dong. Memang mau main bola? Dibicarakan dengan baik. Tapi, jangan 11. Kalau 11 nanti apa kata dunia," kata Zulkifli di gedung DPR, Jakarta, Jumat, 26 Mei 2017.

             Ia sebenarnya setuju dengan penambahan kursi pimpinan untuk lembaga parlemen. Namun, ia tak menyebutkan berapa angka yang ideal untuk menambah kursi pimpinan. "MPR 11, DPR 11. Main bola nanti kita. Sekarang saja sudah sering main bola. Apalagi 11. (Angka penambahan ideal) dibicarakan sama mereka. Tapi jangan banyak-banyak," lanjut Ketua Umum DPP PAN itu.

            Ia menjelaskan, secara prinsip disepakatinya revisi UU MD3 karena PDIP sebagai partai pemenang pemilu tidak ada dalam kursi pimpinan legislatif. Maka, revisi ini untuk mendorong agar PDIP mendapatkan jatah tersebut. "Ditambah lagi sedikit tak ada soal. Tapi kalau 11, bayangkan pimpinan. Tak usah bikin tim PSSI lagi kita," kata Zulkifli.

Baca Juga: http://sederhanaberita.blogspot.com

          Kemudian, ia mengkritik bila penambahan kursi pimpinan terlalu banyak maka akan memengaruhi pengambilan keputusan. Menurutnya, akan sulit mengambil keputusan jika kursi pimpinan terlalu banyak. "Kalau banyak bukannya makin tambah sulit," kata Zulkifli.

           Dalam proses revisi UU MD3 yang awalnya direncanakan cepat rampung untuk menambah kursi PDIP ke dalam pimpinan. Sebelumya, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo mengatakan soal berapa kursi pimpinan DPR dan MPR yang akan ditambahkan dalam revisi masih bersifat dinamis. Berbagai macam usulan pun terus berkembang.

           "Ada juga usulan bahwa pimpinan DPR ditambah 2, MPR ditambah 6, terus kemudian pimpinan DPD ditambah 2," kata Firman di gedung DPR, Jakarta, Senin, 22 Mei 2017. 

Dipilih Menjadi Lokasi Pengeboman, Kenapa Mesti Kampung Melayu?

Image result for Suasana keramaian paska ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta

             Warga DKI Jakarta kembali dikejutkan dengan adanya ledakan bom yang terjadi pada Rabu 24 Mei 2017 malam. Ledakan yang terjadi di sekitar terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur dan menimbulkan korban luka masyarakat sipil dan korban jiwa dari anggota kepolisian.

           Lantas apa yang membuat teroris memilih terminal Kampung Melayu yang bukan termasuk dalam wilayah Ring satu DKI Jakarta? Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Mochamad Iriawan mencoba memberikan jawabannya.

           "Teroris ini kan acak targetnya. Kebetulan Kampung Melayu pada saat itu dalam keadaan ramai karena ada pawai obor lewat situ. Kerumunan banyak dan juga anggota kita banyak di sana," tutur Iriawan di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis 25 Mei 2017.

         Meski demikian, Iriawan mengatakan kepolisian akan terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab bom bunuh diri yang terjadi sebanyak dua kali ledakan tersebut. "Kira-kira itu sementara, namun akan kami dalami, karena ini pasti jaringan kan," ujar dia.

Baca Juga: http://sederhanaberita.blogspot.com

           Iriawan mengatakan polisi saat ini juga sudah mengantongi inisial nama dua orang yang diduga sebagai pelaku bom Kampung Melayu. "Kami juga sudah tahu nama perorangan, bisa menjelaskan secara resmi. Inisial namanya sudah ada, AS, tapi DNA-nya belum dicek, jangan sampai nanti ada kekeliruan. Termasuk pelaku satu lagi juga ada, inisiaI namanya I," ujar Iriawan.

            Wakapolri Komjen Syafruddin menyatakan bahwa pelaku bom Kampung Melayu, Jakarta Timur, semalam, terdiri dari dua orang yang semuanya meniggal. Satu atas nama Ahmad Sukri, dan kedua Ihwan Nurul Salam.

           Ledakan bom terjadi sebanyak dua kali di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu, 24 Mei 2017. Akibat kejadian ini, 5 orang meninggal dunia. Tiga korban adalah anggota Polri dari Polda Metro Jaya dan dua korban adalah terduga pelaku.

         Sedangkan 10 lainnya luka-luka. Lima luka adalah anggota Polri dan lima luka lain adalah warga sipil. Total korban baik meninggal dan luka sebanyak 15 orang.

Tak Ingin Bebankan Jokowi, Ahok Mundur Dari Kursi Gubernur DKI Jakarta

Image result for Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

         Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengundurkan diri dari jabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta. Bahkan, surat permohonan mengundurkan diri segera dilayangkan Kementerian Dalam Negeri.

       "Basuki Tjahaja Purnama juga sudah menandatangani surat pernyataan mengundurkan diri dari jabatan Gubernur DKI," kata Wakil Ketua Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat dan Kebijakan Publik DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Bambang Waluyo, Rabu, 24 Mei 2017.

       Menurut Bambang, Ahok memilih mengundurkan diri dari kursi DKI satu setelah resmi mencabut permohonan upaya banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

         Bambang mengatakan, dengan pengunduran diri Ahok itu, maka untuk mengisi kekosongan kursi kepemimpinan di Ibu Kota, pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, dapat diangkat menjadi Gubernur DKI definitif. "Maka dengan demikian Djarot akan segera dilantik sebagai Gubernur DKI definitif," ujarnya.

Baca Juga: http://sederhanaberita.blogspot.com

        Selain itu, Bambang mengharapkan, Kejaksaan pun diminta menarik pengajuan banding seperti yang diajukan Ahok sebelumnya. Menurut dia, pihak keluarga dan Ahok sudah sepakat agar proses hukum tidak lagi dilanjutkan. Karena, Ahok sudah menerima hukuman yang diterima dan tidak ingin adanya kegaduhan setelah hampir setahun kasusnya menyita perhatian masyarakat.

       "Langkah pencabutan banding diikuti pula jaksa penutut umum agar tidak menambah ramai politik hukum di media. Cukup sudah," kata dia.

       Seperti diketahui, pihak keluarga yang diwakili istri, Veronica Tan, menyatakan telah mencabut permhonan banding terhadap Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

        Seperti pada pernyataan yang dituliskan dalam selembar surat, Ahok sudah menerima putusan hukumnya demi kebaikan berbangsa dan bernegara. "Saya telah belajar mengampuni dan menerima semua ini," kata Veronica saat membacakan surat yang dituliskan suaminya kemarin.

Saat Ahok Cabut Banding, Beginilah Tanggapan Sekjen DPP PDIP

Image result for Sekjen PDIP Hasto Kristianto dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok usai pencoblosan Pilkada DKI

         Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah mencabut permohonan banding di Pengadilan Tinggi Jakarta terkait vonis hakim dalam perkara penistaan agama. Sekjen DPP PDIP Hasto Kristianto ikut menanggapi hal ini.

        Bagi PDIP, keputusan Ahok yang membatalkan banding merupakan sikap murni Gubernur DKI nonaktif tersebut.

          "Apa yang dilakukan Pak Ahok merupakan keputusan murni Pak Ahok, yang menunjukkan bahwa Pak Ahok menjalankan keputusan," kata Hasto di Ciganjur, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Mei 2017.

Baca Juga: http://sederhanaberita.blogspot.com

         Sebagai parpol pendukung di Pilkada DKI, menurut Hasto, PDIP menghormati keputusan Ahok. Ia tak ingin ada anggapan PDIP akan mendukung atau tidak mendukung keputusan Ahok.

     "Bukan dukung mendukung. Itu kan keputusan Pak Ahok seperti itu," katanya.

          Kemudian, ia meyakini dalam seluruh persoalan politik dan hukum substansinya masalah keadilan. Bahwa keadilan yang sejati adalah keadilan yang berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan.

        "Keadilan yang adil dan beradab. Sehingga nilai-nilai itu akan terus bekerja di luar koridor-koridor hukum dan jeruji-jeruji penjara," katanya.

Rizieq: Ahok Sudah Kalah, Tak Perlu Balas Dendam Tentang Politik

Image result for Habib Rizieq

              Imam besar FPI Habib Rizieq Syihab, yang saat ini masih berada di Arab Saudi, menggelar pertemuan dengan tim pengacaranya. Dalam pertemuan itu, Rizieq berbicara mengenai sejumlah hal, salah satunya tentang politik balas dendam. Pertemuan itu dilangsungkan di Madinah pada Minggu (22/5/2017). Turut hadir dalam pertemuan ini Ketum DPP FPI Sobri Lubis dan koordinator pengacara Eggi Sudjana serta anggota tim advokasi Kapitra Ampera.

             Pada awal pertemuan, Rizieq memberi pesan agar FPI juga harus berintrospeksi. Dia meminta FPI mengedepankan cara-cara musyawarah. "Kita sesama muslim jangan sampai mau diadu domba. Bahkan jangan cuma dengan ormas Islam, dengan organisasi nasionalis pun kita juga perlu untuk merangkul semua," ujar Rizieq dalam video pertemuan yang dikirimkan tim pengacara kepada wartawan, Senin (22/5).

           Dalam pertemuan itu, Rizieq juga menyampaikan bahwa FPI tidak memusuhi pemerintah ataupun aparat kepolisian. Musuh FPI adalah kezaliman dan kemungkaran. "Kalau pemerintah mengambil kebijakan yang bagus, ya kita dukung. Kalau mereka mengambil kebijakan yang salah, kita kritisi terus, tanpa henti, apa pun risikonya," kata Rizieq.

          Dalam kesempatan itu, Rizieq juga meminta pemerintah menghentikan apa yang disebutnya sebagai kegaduhan nasional. Menurut Rizieq, persoalan yang menyangkut dirinya sudah selesai.

Baca Juga: http://sederhanaberita.blogspot.com

           "Ahok sudah kalah di pilkada, sudah kalah di Mahkamah, sudah selesai. Jadi nggak perlu lagi melancarkan politik balas dendam. Marah, murka, panik, kalap. Nangkap aktivis, habib, dan ulama," ujar Rizieq, yang dipanggil polisi terkait dengan kasus pornografi dalam situs baladacintarizieq.

          Menurut Rizieq, apa yang perlu dilakukan pemerintah saat ini adalah melakukan rekonsiliasi nasional. Dia juga meminta kasus yang menjerat ulama dan aktivis disetop.

           "Setop semua kasus yang ada, baik itu kasus yang menyangkut para ulama, habib, maupun yang menyangkut para aktivis. Kalau pemerintah melakukan itu, berarti ada iktikad baik untuk membangun bangsa Indonesia. Tapi kalau terus-menerus ulama ditekan, habib ditekan, hati-hati. Nanti bisa jadi pemicu meletusnya kemarahan umat di berbagai daerah. Saya tidak mau ini terjadi," ujar Rizieq.

            "Itulah mengapa saya harus keluar dulu dari Indonesia untuk menenangkan keadaan. Ini bukan keadaan mudah untuk bangsa Indonesia. Dua-duanya marah. Sebelah sana marah karena kalah pilkada dan di Mahkamah. Sebelah sini juga akan marah karena ulamanya ditangkap, habibnya ditangkap. Makanya mesti ada yang ngademin. Jadi langkah saya ke Tanah Suci itu untuk menenangkan situasi, bukan kita lari," ucap Rizieq.  
 

Luhut: Kalau Pak Jokowi Udah Bilang Gebuk, Ya Pasti Digebuk Beneran

Image result for Luhut Pandjaitan

            Saat memberi arahan dalam Rapimnas Golkar di Balikpapan, Kalimantan Timur sore ini, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan sempat bercerita tentang sosok Presiden Joko Widodo. Menurutnya, banyak orang salah paham tentang karakter asli pria yang akrab disapa Jokowi itu.

         "Jokowi, mungkin orang lihat dia bukan tentara, lemah lembut, ini orang galak loh. Kalau mau coba-coba, coba-coba aja Kemarin bilang gebuk, digebuk beneran," tutur Luhut di Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (21/5/2017).

      Luhut mengaku sudah bertemu dengan pemimpin dengan karakter berbeda. Namun, Jokowi di matanya adalah sosok spesial.

Baca Juga: http://sederhanaberita.blogspot.com

      "Saya (dulu) sebagai prajurit, macam-macam komandan saya. Saya lihat beliau (Jokowi) ini realistis, kadang dia pragmatik, kalau dia putuskan dia nggak meralat, itu saya senang," ungkap Luhut.

        Luhut juga memandang Jokowi sebagai pribadi yang bersih. Sejauh ini, Luhut menganggap Jokowi tak pernah terlibat dalam kasus korupsi.

       "Sampai hari ini saya belum liat cawe-cawe politiknya, uang-uang karena saya kan menteri ESDM dua bulan. Tidak ada nama keluarganya, anak istrinya muncul di situ," sebut dia.

       "Nama yang lalu-lalu ada, nggak mungkin disembunyikan tapi ya sudah lah. Tapi jangan yang ngomong sok bersih. Kasih kesempatan Pak Jokowi," sambung Luhut. 

Sekarang Sendiri, Djarot Merasa Seperti Jomblo Tanpa Adanya Ahok

Image result for Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat

         Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat merasa harus tetap tegar meskipun sendiri memimpin Jakarta. Hal itu diakuinya saat hadir di konser memperingati Hari Kebangkitan Nasional di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Sabtu, 20 Mei 2017. 

           Pada akhir sambutannya, Djarot juga meminta agar warga yang hadir bisa mendoakan Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Diketahui bahwa Ahok kini sedang ditahan di Mako Brimob Depok akibat dijerat kasus penodaan agama.

          "Salam hormat Pak Ahok, doakan Beliau berikan kekuatan dan kesehatan menghadapi ujian ini," ucap Djarot di atas panggung konser di Jakarta.


      Ia pun memimpin warga bersama-sama menyanyikan lagu Pancasila Rumah Kita. Namun belum lagi memasuki bagian refrain, Djarot meminta bantuan untuk menyanyikan lagu tersebut. 

        "Ya jelas dong (berbeda), dahulu berdua (dengan Ahok) sekarang sendiri, jomblo," kata Djarot saat ditanyakan soal kegiatan memimpin Jakarta.

         Sebelumnya, Djarot menjelaskan soal tujuan diadakannya konser tersebut. Dalam acara yang diadakan oleh Pemrov DKI Jakarta itu, dia berharap kerukunan kembali terjaga. Oleh karena itu musik dan seni budaya dipercaya menjadi wadah paling ampuh untuk mengingatkan hal itu.

 

https://goo.gl/pAGgYe

Presiden Jokowi Yang Ingin Gebuk PKI, Inilah Respon Dari Anies Baswedan

Image result for Anies di Kebayoran Lama

           Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah akan menindak tegas organisasi yang bertentangan Pancasila dan UUD 1945. Sependapat dengan pernyataan tersebut, Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Rasyid Baswedan mengatakan pihak-pihak yang melanggar aturan memang harus ditindak.

           "Di Indonesia ini kalau melanggar aturan harusnya diapain, ya kalau melanggar aturan ditindak, tindakannya tindakan hukum juga," kata Anies di Masjid Syarif Hidayatullah, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/5/2017).

         Maksudnya adalah, jika ada organisasi atau siapa pun yang bertentangan dengan aturan yang berlaku, penegak hukum akan bergerak. Anies menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum.


            "Mau namanya apa pun, pokoknya kalau ada pelanggaran hukum, maka penegak hukum tugasnya menegakkan hukum. Instrumennya hukum, ini kan negara hukum," ujarnya.

           Anies pun merasa bahwa kata 'gebuk' yang dilontarkan Jokowi tersebut pernah ia dengar sebelumnya. "Iya rasanya pernah dengar memang kata itu, tapi kalau saya sih pokoknya melanggar hukum, maka penegak hukum saja yang bergerak," tuturnya.

           Sebelumnya, Jokowi mengatakan pemerintah akan bertindak tegas terhadap organisasi mana pun yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Presiden tidak akan pandang bulu, baik terhadap kelompok kanan maupun kelompok kiri. "PKI, kalau nongol gebuk saja. Tap MPR sudah jelas (melarang PKI)," ucap Jokowi. 



https://goo.gl/pAGgYe

Pria Bernama Nico, Polisi Telah Ciduk Ponakan Terpidana Suap MK Terkait Kasus Novel

Related image

          Kepolisian Daerah Metro Jaya telah mengamankan seorang pria  terkait penyiraman air keras ke wajah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

        Pria itu bernama Nico, menurut Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian, Nico merupakan keponakan  Muchtar Efendi, salah satu terpidana kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).

       "Dari Polri berhasil mengamankan saudara Nico ini. Sudah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi kepada yang bersangkutan," kata Tito Karnavian di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 18 Mei 2017.

         Tito mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan klarifikasi keterangan dari Nico terutama terkait video yang menjadi viral di media sosial. Namun, secara detailnya, kata Tito akan disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, besok, Jumat, 19 Mei 2017.

Baca Selanjutnya: http://sederhanaberita.blogspot.com

         "Jadi saudara Niko ini, begitu viral di media sosial kemudian saya kontak dengan Pak Ketua KPK. Ketua KPK juga meminta untuk sama sama Polri dan KPK melakukan pencarian. Dari Polri berhasil mengamankan saudara Nico ini. Sudah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi kepada yang bersangkutan Dan saya kira mengenai isinya akan disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya secara detailnya," ujarnya.

      Menurut Tito, Novel merupakan salah satu penyidik yang melakukan penyidikan kasus dugaan suap Muchtar Effendi.

          Seperti diberitakan, Novel diserang orang tak dikenal usai melaksanakan Salat Subuh di masjid dekat rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa, 11 April 2017. Novel menderita luka bakar di bagian kepala dan lehernya.



https://goo.gl/pAGgYe
 
 


Dicari-cari Polisi, Ternyata Habib Rizieq Melarikan Diri Ke Arab Saudi

Image result for foto habib dengan wartawan

         Hingga saat ini keberadaan Rizieq Syihab alias Habib Rizieq masih belum diketahui. Tapi, tim hukum petinggi ormas FPI itu menyebut, Rizieq kini sedang berada di Arab Saudi.

           Menurut anggota tim hukum Rizieq, Ahmad Bukhori Muslim, Rizieq berada di Arab Saudi bersama istri, anak-anaknya dan menantunya. "Di Arab Saudi Habib Rizieq ditemani oleh istrinya, putra dan putri kemudian menantu dan juga pamannya," kata Bukhori dalam keterangan persnya di kawasan Tebet, Selasa, 16 Mei 2017.

         Ahmad mengatakan, Rizieq tak mau pulang ke Indonesia. Karena, merasa dikriminalisasi dalam kasus dugaan pornografi terkait beredarnya pesan bernada mesum dan foto-foto wanita tanpa busana di situs bernama baladacintarizieq.

          Ahmad menuturkan, selama berada di Arab Saudi, Rizieq dalam kondisi sehat. "Alhamdulillah, Habib Rizieq sehat. Jadi beliau juga mau (ceramah) hanya menyesuaikan jadwal," katanya.

            Selain itu, selama berada di Arab, Rizieq sibuk menyelesaikan tugas-tugasnya untuk bisa mendapatkan gelar Doktor dari Universitas Sains Islam Malaysia (USIM).  "Saat ini beliau sekarang fokus menyelesaikan disertasi," ujarnya menambahkan.

           Seperti diberitakan, Rizieq menghilang begitu saja setelah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan yang dilayangkan penyidik Polda Metro Jaya. Bahkan, Polda Metro Jaya telah mengeluarkan surat perintah membawa paksa Rizieq untuk menjalani pemeriksaan.

            Rizieq dijadikan saksi karena dalam pesan mesum dan juga rangkaian foto vulgar yang diunggah di situs baladacintarizieq, terdapat nama akun WhatsApp seorang pria yang sama dengan namanya.

              Dalam perjalanan pengusutan kasus ini, Kepolisian telah melakukan pemeriksaan mendalam terkait keaslian foto wanita tanpa busana yang tersebar, dan dari hasil analisa ahli wajah Inafis Polri, dipastikan foto wanita tanpa busana yang dikaitkan dengan Rizieq merupakan foto asli milik Firza Husein.  



https://goo.gl/pAGgYe
 

Habib Rizieq Sengaja Menghindari Proses Hukum dan Kembali Lagi ke Arab Saudi Setelah Berada di Malaysia

Image result for Habib Rizieq Syihab kembali ke Arab Saudi

           Habib Rizieq Syihab kembali ke Arab Saudi setelah sempat berada di Malaysia. Pengacara Habib Rizieq, Sugito Atmo Pawiro, mengatakan ini merupakan bentuk perlawanan kliennya.

          "Jadi ini simbolik perlawanan terhadap kejadian ketidakadilan hukum," ujar Sugito, Senin (15/5/2017).

       Sugito membantah jika dikatakan Rizieq kembali ke Arab Saudi untuk melarikan diri. Menurutnya, selama ini kliennya taat hukum.

    "Oh nggak (melarikan diri). Habib bukan tipe mau melarikan diri dari tanggung jawab," ucap Sugito.

           Sugito mengatakan Rizieq melakukan perlawanan tersebut karena menilai ada upaya rekayasa proses hukum terhadapnya. Ia juga menilai proses hukum terhadap Rizieq dalam kasus dugaan pornografi 'baladacintarizieq' itu dipolitisasi.

        "Cuma ketika sudah ada rekayasa hukum terkait proses yang sekarang ini terjadi, politisasi, Habib akan melawan. Dia tidak akan lari dari tanggung jawab. Kalau ini sudah terkait kekuasaan, terkait dengan kekalahan Ahok, terkait putusan Ahok dan sebagainya, itu sudah jelas, sekarang dimunculkan kembali. Ini ada apa," tuturnya.

      Ia juga menyebut penyidik terkesan memaksakan proses hukum terhadap kliennya. Ia mempertanyakan alasan polisi membuat surat perintah penjemputan paksa bagi kliennya itu.

     "Panggilan pertama kan sudah di Mekah. Kenapa kok langsung diburu-buru panggilan kedua. Bahkan sudah disiapkan jemput paksa, ini kan sengaja. Hukum sebagai alat kekuasaan untuk menekan Habib. Saya nggak mau kalau upaya-upaya semacam ini," tuturnya.

        Meski begitu, Sugito memastikan kliennya akan kembali ke Tanah Air. "Tetap akan kembali ke Indonesia, tetapi melihat perkembangannya nanti," katanya.



Banding Vonis Ahok Patut DIcurigai, Aboebakar Alhabsy: Jaksa Bekerja Untuk Siapa?

Image result for Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera Aboebakar Alhabsy

          Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera Aboebakar Alhabsy mempertanyakan langkah Jaksa Agung M. Prasetyo untuk mengajukan banding atas vonis dua tahun penjara majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara terhadap Basuki Tjahaja Purnama. Aboebakar yang juga anggota Komisi III DPR menilai langkah itu tidak lazim.

            "Sebenarnya banding atas putusan perkara pidana itu merupakan hak dari jaksa. Hak tersebut sangat lazim digunakan oleh jaksa apabila vonis hakim jauh lebih rendah dari tuntutan," ujar Aboebaka, Minggu 14 Mei 2017. Aboebakar melanjutkan, jika jaksa justru banding, padahal vonis jauh lebih tinggi dari tuntutan, patut untuk dicurigai.

       "Pasti publik bertanya, pengajuan banding jaksa ini untuk kepentingan siapa? Dan jaksa ini bekerja untuk siapa?" katanya.

         Banding yang diajukan tim kuasa hukum Ahok adalah hal wajar. Yang tidak wajar, saat jaksa justru mengajukan banding. Sebab, menurutnya, tugas jaksa adalah membuktikan adanya kesalahan dari terdakwa. "Tugas jaksa adalah mewakili negara untuk membuktikan tindak pidana dari terdakwa, bukan membela atau meringankannya," tuturnya.

          Sebelumnya, Jaksa Agung M Prasetyo mengatakan jaksa akan banding ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta atas vonis dua tahun kepada Ahok terkait perkara penodaan agama. Putusan majelis hakim itu lebih berat dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yang cuma menuntut Ahok dengan pidana penjara satu tahun dan dua tahun pidana percobaan.

           "Nah, di sini ada mekanisme yang bisa dilakukan ketika katakanlah saya dengar terdakwanya banding, jaksa pun tentunya sesuai dengan standar prosedur yang ada, ya kami juga mengajukan banding," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat, 12 Mei 2017.

           Prasetyo menambahkan, upaya itu sesuai dengan prosedur yang ada. Selain itu ada sejumlah pertimbangan lainnya, sehingga diajukan upaya hukum banding. "Di samping juga pertimbangan lain yang tentunya perlu nantinya menjadi bahan kajian," ujarnya.

Tidak Terima Kedatangannya, Massa Sulawesi Utara Mengusir Fahri Hamzah Untuk Tinggalkan Manado

Image result for massa manado tolak kedatangan fahri hamzah

         Kedatangan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah ke Manado, Sulawesi Utara, ditolak masyarakat. Setelah datang ke kantor gubernur, Fahri langsung meninggalkan Manado sore ini.

         "Pak Fahri pukul 17.00 Wita sudah take off ke Jakarta," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Ibrahim, Sabtu (13/5/2017).

        Fahri tiba di Bandara Sam Ratulangi, Manado, sekitar pukul 11.00 Wita. Setelah itu, Fahri melanjutkan kunjungan ke kantor gubernur, namun tanpa pengamanan khusus dari polisi.

      "Itu kita tidak monitor, tidak ada minta pengamanan ke polisi. Personel hari ini dikerahkan karena tadi malam kita monitor ada pergerakan masyarakat," ujarnya.

         Saat tiba, Fahri 'dihadang' massa yang menggeruduk bandara. Massa merangsek ke area pintu terminal kedatangan bandara.

          "Massa berkumpul di bandara, ada kumpulan massa yang tujuannya menghalangi datangnya anggota FPI dan kebetulan berbarengan dengan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah," kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi saat dimintai konfirmasi terpisah.

Alasan Habieb Rizieq Batal Ajukan Praperadilan Polda Jabar, Kok Cuma Omong Doang?

Image result for Imam besar FPI Habib Rizieq Syihab

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab batal mengajukan gugatan praperadilan terhadap Polda Jawa Barat terkait penetapan tersangka dugaan penghinaan Pancasila. Tim kuasa hukum menjelaskan alasan Rizieq Shihab yang membatalkan langkah praperadilan ini.

"Kemarin kami sudah siap loh nge-praperadilan. Kenapa bertanya-tanya, kok cuma omong doang? Ini adab Kiai, dia (Rizieq Shihab, red) bilang, 'Kalau masukin praperadilan, kita bebas. Kasihan mereka'," kata anggota kuasa hukum, Kiagus Choiri di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Jalan LLRE Martadinata Kota Bandung, Jumat, 12 Mei 2017.

Agus menuturkan, keinginan tersebut sebelumnya enggan dituruti karena majelis hakim akan mampu mengabulkan praperadilan dari sangkaan penyidik Polda Jabar.

"Kalau kami, enggak peduli (mereka) dicopot. Itu risiko, dia enggak profesional. 'Jangan, mereka punya keluarga, sudah biarin saja. Nanti Allah yang membalas'," kata Kiagus sambil menirukan ucapan Rizieq Shihab.

Menurut dia, langkah praperadilan menjadi senjata utama saat ini untuk menghentikan sangkaan penyidik Polda Jabar. Namun, Rizien punya pandangan lain. "Cuma apa kata Habib Rizieq Shihab? Kata beliau, 'Itulah adab ulama, biarlah ana dizalimi, kalau antum menang, jatuh mereka, habis jabatannya. Kasihan keluarga mereka'," jelasnya menirukan ucapan Rizieq.

Pihaknya mengaku optimis jika praperadilan digelar, sangkaan Polda Jabar akan terbantahkan. "Belum tentu (tidak akan praperadilan), bisa terjadi. Kami sedang mempertimbangkan. Surat praperadilan yang pertama saja, kami sudah yakin 90 persen dikabulkan," ujarnya.

Sebelumnya, Rizieq dilaporkan putri Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri, kepada Mabes Polri dengan tuduhan penghinaan kepada Pancasila. Mabes Polri lalu melimpahkan kasus itu kepada Polda Jabar pada November 2016.

Dasar pelaporan adalah video yang menayangkan ceramah Habib Rizieq di hadapan anggota FPI di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, pada 2011. Dia menyebut dalam naskah Pancasila rumusan Sukarno, sila Ketuhanan ada di pantat.

Ia ditetapkan sebagai tersangka pada Senin, 30 Januari 2017. Status tersangka setelah gelar perkara dengan pemeriksaan 18 saksi. Perbuatan Rizieq dianggap memenuhi Pasal 154 A tentang Penodaan pada Lambang Negara dan Pasal 320 tentang pencemaran nama baik pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Mengenai Kasus Chat Mesum, Kepolisian Akan Memanggil Muhammad Rizeq Syihab, istri Rizieq Syarifah Fadlun, Firza Husen, dan Kak Ema

Image result for Rizieq Shihab akan segera diperiksa bersama istrinya, Firza Husen, dan Kak Ema

              Polisi akan memanggil Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Muhammad Rizeq Syihab, istri Rizieq Syarifah Fadlun, Firza Husen, dan seorang perempuan yang disapa Kak Ema dalam percakapan yang diduga suara Firza Husen.

        Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono, mengatakan, ketiga orang itu akan dikonfrontasi mengenai chat mesum.

          "Jadi pemeriksaan Pak Rizieq Syihab, kami tetap akan memanggil yang bersangkutan dengan istrinya, dengan Ibu Ema dan Ibu Firza. Kenapa kita harus bersama? Karena kami akan konfrontir. Biar serangkaian penyidikan ini bisa kelihatan itu. Kami konfrontir," kata Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 11 Mei 2017.

        Menurut Argo, konfrontir terhadap ketiga orang itu akan dilakukan setelah  Rizieq pulang dari umrah. "Kami masih menunggu dulu, kalau misalnya kami undang, kami tunggu dulu di sini. Nanti hadir kami persiapkan," katanya.

          Polisi juga tidak ingin menjemput paksa Habib Rizieq yang sedang menjalani ibadah umrah di Mekah. Polisi Lebih memilih untuk menunggu yang bersangkutan pulang ke Tanah Air.

     "Masih ibadah masa dijemput paksa. Kan nanti kembali, kami tunggu," katanya.

           Kasus chat mesum mencuat setelah tersebar di sebuah situs bernama domain baladacintarizieq. Di situs yang kini sudah tidak bisa diakses itu, terdapat percakapan mesra seorang pria bernama akun WhatsApp Rizieq dengan wanita diduga Firza Husein. Tak hanya percakapan, di dalam situs itu juga dimuat sejumlah foto vulgar perempuan yang diduga Firza Husein. 

1.100 KTP Jaminan Untuk Ahok Bentuk Terimakasih Warga Jakarta, Djarot: Terimakasih Warga

Image result for Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat

         Ratusan warga mendaftarkan diri lewat penggalangan KTP sebagai jaminan penangguhan penahanan atas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Plt Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengucapkan terima kasih atas dukungan warga tersebut.

      "Ya, bagus, terima kasih, begitu simpatik dan semuanya akan diserahkan kepada Pengadilan Tinggi," kata Djarot di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2017).

        Djarot tidak menyangka, selain dirinya, ternyata ratusan warga yang datang ke Balai Kota pagi ini mengajukan diri mereka sebagai jaminan bagi Ahok. Dia mengapresiasi tindakan itu.

     "Jadi yang diambil bukan hanya Djarot, tapi juga banyak. Saya berikan apresiasi dan terima kasih," tambahnya.

      Hingga sore ini sudah terkumpul hampir 1.100 KTP untuk jaminan penangguhan penahanan Ahok. Acara ini dipelopori oleh sekumpulan warga yang terkumpul dalam sebuah grup media sosial dan akhirnya menginisiasi ide pengumpulan KTP ini.

       Koordinator aksi, Susi Rizky, menyebut pihaknya sudah berkonsultasi dengan pengacara dan mengatakan kegiatan seperti itu dapat dilakukan.

      "Teman di grup WhatsApp inisiatif untuk beri jaminan penangguhan penahanan untuk Ahok. Makanya kita kumpulkan KTP warga yang ingin jadi jaminan bagi Pak Ahok," kata Susi Rizky di Balai Kota.

      Dia menargetkan minimal ada 1.000 foto KTP warga yang terkumpul. Susi berharap upaya pengumpulan KTP dapat membantu upaya penangguhan penahanan bagi Ahok.

      "Saya yakin, dengan upaya pengacara, bisa jadi keluar. Ini cuma dukungan dari luar, kita sebagai pendukung karena dia bukan kriminal," tambahnya. 

Pembelaan dan Mendukung Ahok, Ini Kata Menag: Putusan Ahok Belum Tetap dan Belum Selesai Secara Hukum

Image result for Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin

      Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, vonis terhadap Basuki Tjahaja Purnama masih ada upaya banding. Sehingga putusan penjara bagi Ahok saat ini masih belum berkekuatan hukum tetap.

        "Karenanya proses ini belum selesai secara hukum. Saya berharap baik pihak yang siapa pun di antara kita, semua pihak hendaknya tetap menunggu hasil akhir dari putusan hukum," kata Lukman di Gedung DPR, Jakarta, Selasa 9 Mei 2017.

         Ia juga meminta agar tidak terlalu berlebihan dalam melampiaskan atau meluapkan kegembiraan, kesedihan atau hal yang bisa menimbulkan kondisi konflik di tengah masyarakat yang berbeda pandangannya.

         "Jadi semua pihak mampu menahan diri sampai putusan hukum berkekuatan hukum tetap. Sehingga semua menghormati dan mentaati apapun keputusan hukum nanti," kata Lukman.

           Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Ahok dengan hukuman dua tahun penjara atas perkara dugaan penodaan agama dalam persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa 9 Mei 2017.

       "Menyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penodaan agama," ujar Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto.

        Dalam pertimbangannya, hakim mengemukakan hal yang memberatkan dan meringankan. Hal yang memberatkan di antaranya, terdakwa tidak merasa bersalah, perbuatan terdakwa menimbulkan keresahan dan mencederai umat Islam, perbuatan terdakwa dapat memecah kerukunan antarumat beragama dan antargolongan.

          Adapun hal yang meringankan, di antaranya terdakwa belum pernah dihukum, terdakwa bersikap sopan selama persidangan, terdakwa bersikap kooperatif selama persidangan.

Mengkritik Tindakan Sandiaga, Ruhut: Jalan macet, Eh Enak Naik Helikopter dan masuk Busway

Image result for Ruhut Sitompul.

       Mantan Juru Bicara Tim Kampanye Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat Ruhut Sitompul melontarkan kritik pada Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

        Ruhut menyoroti tindakan Anies yang menggunakan helikopter dan Sandi yang menerabas jalur bus TransJakarta. "Belum dilantik eh jalan macet naik helikopter dan masuk busway. Gimana nanti kalau sudah dilantik? Tanyakan saja kepada rumput yang bergoyang," kata Ruhut melalui akun Twitternya, @ruhutsitompul, 8 Mei 2017.

         Tak hanya soal helikopter dan jalur busway, Ruhut ternyata juga mengkritisi isu-isu lain seputar Anies-Sandi. Dia menyinggung ramainya klaim soal peran Jusuf Kalla dalam kemenangan Anies. "Aku teringat Alm Pelawak Gepeng dalam lawakannya "Untung ada Saya". Belum dilantik para pendukung berebut ngotot sukses ini karena tokohnya," ujar Ruhut.

        Satu lagi yang tak luput dari sorotan pemeran Poltak dalam sebuah sinetron tersebut yakni Kartu Jakarta Jomblo yang dilontarkan Sandiaga Uno. "Ha ha ha nggak kebayang setelah Oktober 5 tahun ke depan gagasan dan programnya apa ya? Selain jomblo karena 23 janji manisnya mimpi ka'le ye," kata Ruhut.

         Anies Baswedan memang pernah naik helikopter pada Kamis, 20 April 2017. Saat itu, dia turun di kawasan Semanggi dan hendak mengunjungi Balai Kota DKI Jakarta untuk menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

         Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengakui naik helikopter berwarna putih yang dipinjamkan oleh Erwin Aksa. Helikopter mendarat di kawasan Semanggi. Setelah itu, dia naik  mobil ke Balai Kota DKI Jakarta.

           Kemudian, mobil Sandiaga juga sempat dikabarkan masuk ke jalur busway di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, pada Jumat 5 Mei 2017. Kala itu, Sandiaga selesai mengikuti Rapat Pleno Terbuka penetapan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih yang menuju acara pesta rakyat bersama relawan di Jalan Cicurug, Menteng.

       Selain mobil Sandiaga, mobil rombongan lainnya juga ikut-ikutan menerobos jalur bus TransJakarta. Dikabarkan juga, saat beranjak dari Cicurug menuju Museum BI untuk berpidato, mobil Sandiaga menerobos lampu merah.

Belum Juga Dilantik Menjadi Gubernur DKI, Sandiaga Telah Memberikan Komentar Anies Untuk Maju ke Pilpres 2019








Image result for Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

          Terpilihnya Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta kini menimbulkan spekulasi baru. Salah satunya, muncul kemungkinan bagi Anies untuk mendampingi Prabowo maju pada Pemilihan Presiden 2019.

       Menanggapi isu itu, Sandiaga pun tak mau berkomentar banyak. Dia enggan menjawab pertanyaan wartawan yang berkaitan dengan politik.

       "Tidak komentar lah saya. Itu politik tingkat tinggi," kata Sandiaga di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu 7 Mei 2017.

        Meski tak merinci ucapannya mengenai politik tingkat tinggi itu, Sandiaga yang juga politisi Partai Gerindra ini hanya ingin berbicara program yang menyangkut tentang pembangunan Ibu Kota ketika dilantik Oktober nanti.

       Ia menegaskan, pilihannya maju sebagai wakil dari Anies Baswedan, dan akan dijaga amanahnya sampai lima tahun ke depan.

  "Saya fokus di Jakarta," kata Sandiaga.

        Sebelumnya Anies pun menegaskan bahwa terpilihnya ia menjadi gubernur DKI Jakarta akan dijalani sampai tuntas. Anies berjanji, amanah yang diberikan warga Jakarta merupakan janji yang harus dipenuhi.

    "Kami berdua komit bersama menuntaskan pekerjaan di Jakarta," kata Anies, Jumat 5 Mei 2017.



Tidak Mengetahui Jalur Transjakarta, Sandiaga Meminta Maaf Telah Menerobos Jalur Busway

Image result for sandiaga minta maaf telah melewati jalur busway

        Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno, mengaku tak menyadari jika mobil yang dia tumpangi masuk ke jalur Transjakarta saat menuju ke posko tim pemenangan, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, usai dari kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jumat sore kemarin 5 Mei 2017.

         "Saya sendiri di belakang tidak menyadari. Baru sadar setelah sampai di Cicurug. Diingatkan oleh (salah seorang)," kata Sandiaga di Jakarta, Sabtu 6 Mei 2017. Usai kejadian itu, dia mengaku sudah memanggil semua timnya yang ikut pada saat itu.

        Usai ditetapkan secara resmi oleh KPU Provinsi DKI Jakarta sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih di kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga merasa mengantuk dan sempat minum teh tarik di kawasan tersebut. Setelah itu, mereka langsung menuju ke posko tim pemenangan Anies-Sandi di Jalan Cicurug, Menteng, untuk menghadiri tasyakuran kemenangan.

         Lantaran kondisi arus lalu lintas yang padat di Jalan Salemba Raya imbas dari pembangunan underpass Salemba-Matraman, petugas polisi atau Patwal yang mengawalnya langsung mengambil diskresi dengan melewati jalur Transjakarta.

      "(Anggota) ternyata sudah koordinasi dengan Dishub karena ada pembuatan underpass dan juga ada kemacetan luar biasa pasca aksi 55. Beliau mengambil keputusan sendiri, saya sendiri di belakang tidak menyadari. Baru sadar setelah sampai di Cicurug," tuturnya.

     Sandi menegaskan, walaupun keputusan tersebut bukan atas perintahnya atau keputusan yang diambil oleh salah satu dari anggota timnya, namun ia mengaku akan bertanggung jawab.

      "Pemimpin dituntut menjadi teladan. Kalau pemimpin tidak menujukkan keteladanannya, akhirnya tidak bisa menjadi inspirasi. Kesalahan ada di saya. walaupun keputusan diambil oleh tim. Saya bertanggung jawab dan mohon maaf," ujarnya.

Rizieq Tidak Terlihat di Aksi Damai 5 Mei (505), di Mana Rizieq?

Image result for Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab pose salam tiga jari

       Ribuan massa menggelar aksi damai 505 pada hari ini. Aksi ini untuk meminta majelis hakim memvonis Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas dugaan penistaan agama.

      Dalam aksi yang siang tadi dimulai dengan solat Jumat di Masjid Istiqlal tak tampak Rizieq Shibab. Lalu kemana pendiri Front Pembela Islam tersebut?

         Laporan tvOne, Jumat 5 Mei 2017, Rizieq saat ini tengah menjalani umroh bersama keluarga. Pada hari ini, Rizieq dan keluarga berada di Kuala Lumpur Malaysia usai menjalani ibadah umroh.

         Rizieq beserta keluarga mendarat tepat pukul 14.00 waktu Malaysia dengan menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines. Tiba dengan 10 anggota keluarga serta kerabatnya, dia disambut koleganya warga Malaysia dengan ucapan takbir.

       Ia mengaku tidak bisa menghadiri aksi 505 karena bentrok dengan jadwal umrohnya. Namun, ia mendukung sepenuhnya gerakan ini.

         "Saya tidak bisa hadir di aksi karena berbarenga dengan jadwal saya umroh. Tapi FPI mendukung sepenuhnya aksi ini untuk mengawal independensi hakim kasus Ahok," kata Rizieq di Malaysia.

         Ia menambahkan, akan tinggal dua atau tiga hari di Malaysia guna menyelesaikan sejumlah materi terkait studinya di Universitas Sains Islam Malaysia. Setelah itu dia mengaku akan langsung pulang ke Indonesia.

Lelah Menjadi Anggota DPR, Fahri Hamzah Telah Menyalahkan Tim Ekonomi Jokowi

Image result for Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah

        Pernyataan Presiden Joko Widodo yang sempat mendapat kritik pedas dari kolumnis Hong Kong Jake Van Der Kemp menuai kontroversi. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah menyayangkan hal ini dan menyalahkan tim ekonomi Jokowi.

       "Saya menyayangkan tim ekonominya yang menyampaikan data tidak valid kepada Presiden," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Mei 2017.

      Menurut Fahri, penyampaian data ekonomi yang salah ini juga pernah terjadi sebelumnya. Yakni ketika Jokowi melakukan rapat dengan lembaga-lembaga negara.

      "Nah, ini ekonom-ekonomnya mana?" tanya Fahri.

      Selain karena tim ekonomi tidak memberikan data yang valid kepada Jokowi, cara mantan Gubernur DKI Jakarta itu membaca data juga keliru. Hal itu perlu diperbaiki oleh Jokowi segera.

       "Mereka memberikan data-data ke Presiden, data yang dangkal dan kadang-kadang itu digunakan dalam rapat-rapat resmi dengan lembaga-lembaga negara," kata Fahri.

         Sebelumnya, Presiden Jokowi memaparkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di urutan ketiga, di bawah India dan China. Namun, paparan yang disampaikan Jokowi tersebut dibantah oleh Jake.

        Ia kemudian menulis opini di South China Morning Post yang berjudul "Sorry President Widodo, GDP Rankings are Economists Equivalent of Fake News" dan menjadi viral di media sosial. 

Sangat-Sangat Mengejutkan, Inilah Isi Ponsel Habib Rizieq Shihab Yang Disita Polisi

Related image

         Polda Metro Jaya sudah menyita ponsel milik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Polisi mengaku menemukan komunikasi antara Rizieq dengan Firza Husein.

         "Itu bagian dari penyidikan. Yang terpenting, kami dari kepolisian antara ponsel genggam dua itu ada komunikasi," Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono di saat dikonfirmasi, Rabu, 3 Mei 2017.

         Argo menambahkan, nantinya semuanya akan dibuka di pengadilan. Termasuk soal siapa yang memulai percakapan. "Nanti dibuka di pengadilan," tutur dia.

       Terkait telepon genggam Rizieq yang disita, Polda mengatakan bahwa barang bukti itu didapat penyidik dari tangan Ketua FPI DPD DKI Jakarta, Muchsin Alatas. "Dari orang lain. Dari Muchsin," katanya.

         Diketahui, kasus pesan mesum mencuat setelah tersebar di sebuah situs bernama domain baladacintarizieq. Di situs yang kini sudah tidak bisa diakses itu, terdapat percakapan mesra seorang pria bernama akun WhatsApp Rizieq dengan wanita diduga Firza Husein. Tak hanya percakapan, di dalam situs itu juga dimuat sejumlah foto vulgar wanita.

Djarot Minta Sandiaga Untuk Belajar Terlebih Dahulu Sebelum Bikin Taaruf Massal di RPTRA

Image result for Djarot di Balai Kota

         Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin mengadakan taaruf massal bagi warga Jakarta yang melajang alias jomblo di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

        Mendengar hal itu, Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat pun tertawa. Selama beberapa detik Djarot hanya tertawa dan menggeleng-gelengkan kepalanya. Djarot berpesan agar Sandiaga belajar soal fungsi RPTRA sebagai ruang terbuka publik.

         "Waduh, waduh, waduh, jomblo itu belum punya pacar itu ya? Belum punya pasangan ya? Aduh jadi suruh belajar dululah fungsinya RPTRA itu apa," kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2017).

         Sandiaga menilai bahwa RPTRA minim kegiatan sehingga bisa dijadikan fasilitas bagi program taaruf massal ini. Djarot pun kembali tersenyum mendengarnya. Ia menyarankan agar Sandiaga kembali belajar dan meninjau langsung RPTRA.

       "Waduh makanya suruh ke RPTRA, suruh koordinasi sama pengelola RPTRA ya," tambah Djarot.

         Sebelumnya diberitakan, Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno telah mempersiapkan Kartu Jakarta Jomblo (KJJ) bagi warga yang sedang melajang. Sandiaga juga akan menggunakan taman RPTRA untuk memfasilitasi warga saling bertemu.

          "Nanti di RPTRA kan sudah dibangun tapi kurang kegiatan. Gimana kalau adakan program taaruf, taaruf masal. Jadi mereka datang yang jomblo, terus ada kegiatan game misalnya, catur atau game bakiak sama-sama, lomba 17an Agustus juga," kata Sandiaga, Selasa (2/5). 

Penyebab Faktor Psikologis, Karangan Bunga Untuk Ahok Telah Dibakar di Depan Balai Kota DKI Jakarta

Image result for Karangan bunga Ahok dibakar

           Karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dibakar di tengah aksi massa Hari Buruh di depan Balai Kota. Polisi menyebut insiden itu akibat faktor psikologis peserta aksi.

        "Namanya massa banyak, itu pasti ada faktor psikologis dan itu bunga sudah tidak terpakai," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/5/2017).

          Argo mengatakan bunga-bunga yang dibakar berada di pinggir Jl Medan Merdeka Selatan. Petugas lalu segera mematikan api. Dia menyebut tidak ada provokator dalam kejadian tersebut. Polisi juga tidak mengamankan pihak-pihak terkait dengan pembakaran itu. "Tidak ada ya," ucap Argo.

        Sebelumnya diberitakan, seorang buruh yang ditemui di depan Balai Kota menyebut pembakaran karangan bunga ini merupakan aksi spontan. "Ini aksi spontan saja, nggak tahu siapa yang memulai," ujar Ikhsan.

           Sementara itu, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Jupan Royter menyebut Ketua Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) sudah menyampaikan permohonan maaf atas pembakaran karangan bunga Ahok itu.

         "Ketua FSP LEM SPSI-nya sudah minta maaf. Tidak disengaja. Mungkin mereka merasa kenapa nggak tidak diangkatin, menurut mereka. (Jadi) dibersihkan," tutur Jupan.