Search

Belum Juga Dilantik Menjadi Gubernur DKI, Sandiaga Telah Memberikan Komentar Anies Untuk Maju ke Pilpres 2019








Image result for Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

          Terpilihnya Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta kini menimbulkan spekulasi baru. Salah satunya, muncul kemungkinan bagi Anies untuk mendampingi Prabowo maju pada Pemilihan Presiden 2019.

       Menanggapi isu itu, Sandiaga pun tak mau berkomentar banyak. Dia enggan menjawab pertanyaan wartawan yang berkaitan dengan politik.

       "Tidak komentar lah saya. Itu politik tingkat tinggi," kata Sandiaga di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu 7 Mei 2017.

        Meski tak merinci ucapannya mengenai politik tingkat tinggi itu, Sandiaga yang juga politisi Partai Gerindra ini hanya ingin berbicara program yang menyangkut tentang pembangunan Ibu Kota ketika dilantik Oktober nanti.

       Ia menegaskan, pilihannya maju sebagai wakil dari Anies Baswedan, dan akan dijaga amanahnya sampai lima tahun ke depan.

  "Saya fokus di Jakarta," kata Sandiaga.

        Sebelumnya Anies pun menegaskan bahwa terpilihnya ia menjadi gubernur DKI Jakarta akan dijalani sampai tuntas. Anies berjanji, amanah yang diberikan warga Jakarta merupakan janji yang harus dipenuhi.

    "Kami berdua komit bersama menuntaskan pekerjaan di Jakarta," kata Anies, Jumat 5 Mei 2017.



Tidak Mengetahui Jalur Transjakarta, Sandiaga Meminta Maaf Telah Menerobos Jalur Busway

Image result for sandiaga minta maaf telah melewati jalur busway

        Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno, mengaku tak menyadari jika mobil yang dia tumpangi masuk ke jalur Transjakarta saat menuju ke posko tim pemenangan, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, usai dari kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jumat sore kemarin 5 Mei 2017.

         "Saya sendiri di belakang tidak menyadari. Baru sadar setelah sampai di Cicurug. Diingatkan oleh (salah seorang)," kata Sandiaga di Jakarta, Sabtu 6 Mei 2017. Usai kejadian itu, dia mengaku sudah memanggil semua timnya yang ikut pada saat itu.

        Usai ditetapkan secara resmi oleh KPU Provinsi DKI Jakarta sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih di kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga merasa mengantuk dan sempat minum teh tarik di kawasan tersebut. Setelah itu, mereka langsung menuju ke posko tim pemenangan Anies-Sandi di Jalan Cicurug, Menteng, untuk menghadiri tasyakuran kemenangan.

         Lantaran kondisi arus lalu lintas yang padat di Jalan Salemba Raya imbas dari pembangunan underpass Salemba-Matraman, petugas polisi atau Patwal yang mengawalnya langsung mengambil diskresi dengan melewati jalur Transjakarta.

      "(Anggota) ternyata sudah koordinasi dengan Dishub karena ada pembuatan underpass dan juga ada kemacetan luar biasa pasca aksi 55. Beliau mengambil keputusan sendiri, saya sendiri di belakang tidak menyadari. Baru sadar setelah sampai di Cicurug," tuturnya.

     Sandi menegaskan, walaupun keputusan tersebut bukan atas perintahnya atau keputusan yang diambil oleh salah satu dari anggota timnya, namun ia mengaku akan bertanggung jawab.

      "Pemimpin dituntut menjadi teladan. Kalau pemimpin tidak menujukkan keteladanannya, akhirnya tidak bisa menjadi inspirasi. Kesalahan ada di saya. walaupun keputusan diambil oleh tim. Saya bertanggung jawab dan mohon maaf," ujarnya.

Rizieq Tidak Terlihat di Aksi Damai 5 Mei (505), di Mana Rizieq?

Image result for Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab pose salam tiga jari

       Ribuan massa menggelar aksi damai 505 pada hari ini. Aksi ini untuk meminta majelis hakim memvonis Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas dugaan penistaan agama.

      Dalam aksi yang siang tadi dimulai dengan solat Jumat di Masjid Istiqlal tak tampak Rizieq Shibab. Lalu kemana pendiri Front Pembela Islam tersebut?

         Laporan tvOne, Jumat 5 Mei 2017, Rizieq saat ini tengah menjalani umroh bersama keluarga. Pada hari ini, Rizieq dan keluarga berada di Kuala Lumpur Malaysia usai menjalani ibadah umroh.

         Rizieq beserta keluarga mendarat tepat pukul 14.00 waktu Malaysia dengan menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines. Tiba dengan 10 anggota keluarga serta kerabatnya, dia disambut koleganya warga Malaysia dengan ucapan takbir.

       Ia mengaku tidak bisa menghadiri aksi 505 karena bentrok dengan jadwal umrohnya. Namun, ia mendukung sepenuhnya gerakan ini.

         "Saya tidak bisa hadir di aksi karena berbarenga dengan jadwal saya umroh. Tapi FPI mendukung sepenuhnya aksi ini untuk mengawal independensi hakim kasus Ahok," kata Rizieq di Malaysia.

         Ia menambahkan, akan tinggal dua atau tiga hari di Malaysia guna menyelesaikan sejumlah materi terkait studinya di Universitas Sains Islam Malaysia. Setelah itu dia mengaku akan langsung pulang ke Indonesia.

Lelah Menjadi Anggota DPR, Fahri Hamzah Telah Menyalahkan Tim Ekonomi Jokowi

Image result for Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah

        Pernyataan Presiden Joko Widodo yang sempat mendapat kritik pedas dari kolumnis Hong Kong Jake Van Der Kemp menuai kontroversi. Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah menyayangkan hal ini dan menyalahkan tim ekonomi Jokowi.

       "Saya menyayangkan tim ekonominya yang menyampaikan data tidak valid kepada Presiden," kata Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Mei 2017.

      Menurut Fahri, penyampaian data ekonomi yang salah ini juga pernah terjadi sebelumnya. Yakni ketika Jokowi melakukan rapat dengan lembaga-lembaga negara.

      "Nah, ini ekonom-ekonomnya mana?" tanya Fahri.

      Selain karena tim ekonomi tidak memberikan data yang valid kepada Jokowi, cara mantan Gubernur DKI Jakarta itu membaca data juga keliru. Hal itu perlu diperbaiki oleh Jokowi segera.

       "Mereka memberikan data-data ke Presiden, data yang dangkal dan kadang-kadang itu digunakan dalam rapat-rapat resmi dengan lembaga-lembaga negara," kata Fahri.

         Sebelumnya, Presiden Jokowi memaparkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di urutan ketiga, di bawah India dan China. Namun, paparan yang disampaikan Jokowi tersebut dibantah oleh Jake.

        Ia kemudian menulis opini di South China Morning Post yang berjudul "Sorry President Widodo, GDP Rankings are Economists Equivalent of Fake News" dan menjadi viral di media sosial. 

Sangat-Sangat Mengejutkan, Inilah Isi Ponsel Habib Rizieq Shihab Yang Disita Polisi

Related image

         Polda Metro Jaya sudah menyita ponsel milik Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Polisi mengaku menemukan komunikasi antara Rizieq dengan Firza Husein.

         "Itu bagian dari penyidikan. Yang terpenting, kami dari kepolisian antara ponsel genggam dua itu ada komunikasi," Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono di saat dikonfirmasi, Rabu, 3 Mei 2017.

         Argo menambahkan, nantinya semuanya akan dibuka di pengadilan. Termasuk soal siapa yang memulai percakapan. "Nanti dibuka di pengadilan," tutur dia.

       Terkait telepon genggam Rizieq yang disita, Polda mengatakan bahwa barang bukti itu didapat penyidik dari tangan Ketua FPI DPD DKI Jakarta, Muchsin Alatas. "Dari orang lain. Dari Muchsin," katanya.

         Diketahui, kasus pesan mesum mencuat setelah tersebar di sebuah situs bernama domain baladacintarizieq. Di situs yang kini sudah tidak bisa diakses itu, terdapat percakapan mesra seorang pria bernama akun WhatsApp Rizieq dengan wanita diduga Firza Husein. Tak hanya percakapan, di dalam situs itu juga dimuat sejumlah foto vulgar wanita.

Djarot Minta Sandiaga Untuk Belajar Terlebih Dahulu Sebelum Bikin Taaruf Massal di RPTRA

Image result for Djarot di Balai Kota

         Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin mengadakan taaruf massal bagi warga Jakarta yang melajang alias jomblo di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

        Mendengar hal itu, Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat pun tertawa. Selama beberapa detik Djarot hanya tertawa dan menggeleng-gelengkan kepalanya. Djarot berpesan agar Sandiaga belajar soal fungsi RPTRA sebagai ruang terbuka publik.

         "Waduh, waduh, waduh, jomblo itu belum punya pacar itu ya? Belum punya pasangan ya? Aduh jadi suruh belajar dululah fungsinya RPTRA itu apa," kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2017).

         Sandiaga menilai bahwa RPTRA minim kegiatan sehingga bisa dijadikan fasilitas bagi program taaruf massal ini. Djarot pun kembali tersenyum mendengarnya. Ia menyarankan agar Sandiaga kembali belajar dan meninjau langsung RPTRA.

       "Waduh makanya suruh ke RPTRA, suruh koordinasi sama pengelola RPTRA ya," tambah Djarot.

         Sebelumnya diberitakan, Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno telah mempersiapkan Kartu Jakarta Jomblo (KJJ) bagi warga yang sedang melajang. Sandiaga juga akan menggunakan taman RPTRA untuk memfasilitasi warga saling bertemu.

          "Nanti di RPTRA kan sudah dibangun tapi kurang kegiatan. Gimana kalau adakan program taaruf, taaruf masal. Jadi mereka datang yang jomblo, terus ada kegiatan game misalnya, catur atau game bakiak sama-sama, lomba 17an Agustus juga," kata Sandiaga, Selasa (2/5). 

Penyebab Faktor Psikologis, Karangan Bunga Untuk Ahok Telah Dibakar di Depan Balai Kota DKI Jakarta

Image result for Karangan bunga Ahok dibakar

           Karangan bunga untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dibakar di tengah aksi massa Hari Buruh di depan Balai Kota. Polisi menyebut insiden itu akibat faktor psikologis peserta aksi.

        "Namanya massa banyak, itu pasti ada faktor psikologis dan itu bunga sudah tidak terpakai," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (1/5/2017).

          Argo mengatakan bunga-bunga yang dibakar berada di pinggir Jl Medan Merdeka Selatan. Petugas lalu segera mematikan api. Dia menyebut tidak ada provokator dalam kejadian tersebut. Polisi juga tidak mengamankan pihak-pihak terkait dengan pembakaran itu. "Tidak ada ya," ucap Argo.

        Sebelumnya diberitakan, seorang buruh yang ditemui di depan Balai Kota menyebut pembakaran karangan bunga ini merupakan aksi spontan. "Ini aksi spontan saja, nggak tahu siapa yang memulai," ujar Ikhsan.

           Sementara itu, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Jupan Royter menyebut Ketua Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) sudah menyampaikan permohonan maaf atas pembakaran karangan bunga Ahok itu.

         "Ketua FSP LEM SPSI-nya sudah minta maaf. Tidak disengaja. Mungkin mereka merasa kenapa nggak tidak diangkatin, menurut mereka. (Jadi) dibersihkan," tutur Jupan.