Search

Beginilah Reaksi Anies Baswedan-Sandiaga Uno Disaat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat Tinggalkan Acara KPUD DKI Jakarta

Image result for foto Tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI nomor urut dua dan Pasangan nomor urut tiga Anies Baswedan dan Sandiga Uno mengangkat nomor urut disaksikan Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno
www.vipqiuqiu99.com

Sumatraterkini.blogspot.com : Calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan pasangannya, Djarot Saiful Hidayat (Djarot) memilih meninggalkan lokasi acara penetapan pasangan calon putaran dua Pilkada DKI Jakarta. Sementara paslon Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno tetap mengikuti rangkaian acara yang gelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu 4 Maret 2017.

         "Kita di ruang tunggu menunggu panggilan. Tadi karena disuruh tunggu dan ditawarkan makan ya sudah. Teman-teman dari KPU DKI juga dipersilakan untuk makan. Pas sudah dapat panggilan kami masuk ke ruang acara," ujar Sandiaga di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu 4 Maret 2017.

          Sandiaga menjelaskan, sebetulnya hari ini dia memiliki beberapa agenda lain. Namun, ia memilih untuk tetap bertahan lantaran, menunggu hasil pleno dari KPUD DKI

        "Tapi ini kan prioritas, warga Jakarta menunggu hasil pleno dan KPU DKI sudah bekerja tanpa lelah dan berusaha secara profesional, makanya kita datang ke sini dan masih ada dua kawinan lagi. Ini harus prioritas," ujarnya.

         Sementara itu Anies Baswedan enggan mengomentari paslon Ahok-Djarot yang walk out lantaran memiliki agenda lain. "Enggak ada tanggapan apa-apa. Fokus kita pada mengikuti proses ini demi kita bisa mengabdi kepada warga Jakarta," ujarnya. 

         Anies juga menolak memberikan pernyataan terkait pasangan urut nomor dua yang beralasan meninggalkan acara karena menganggap KPUD terlambat dalam melaksanakan acara.

       "Kita enggak ada komentar, kita fokusnya untuk mengikuti proses ini dengan baik dan kita ingin agar manfaat bagi warga Jakarta yang optimal, jadi enggak ada komentar khusus soal itu," ujar Anies.



 

Pengacara Rizieq FPI Sangat Kecewa Atas Penolakan Mahfud MD Untuk Menjadi Saksi Ahli Terkait Kasus Penistaan Pancasila dan Pencemaran Nama Baik Mantan Presiden Soekarno

Image result for foto Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab jadi saksi ahli di sidang Ahok 
www.vipqiuqiu99.com

Sumatraterkini.blogspot.com :  Kuasa hukum Rizieq Shihab mengaku kecewa dengan penolakan Mahfud MD yang diajukan menjadi saksi ahli meringankan terkait kasus penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik mantan presiden Soekarno yang kini menjerat Imam besar FPI tersebut.

              Sebelumnya, dua tokoh ternama telah dipersiapkan menjadi saksi ahli meringankan Rizieq Shihab yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Dua nama itu yakni mantan Menkumham Yusril Ihza Mahendra dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD. Namun, Mahfud MD disebut keberatan dengan tawaran sebagai saksi meringankan tanpa alasan profesional. 

        "Kalau pak Yusril sudah sangat siap. Kalau pak Mahfud, dia kan pernah jadi Ketua (MK), Kehakiman, kok seperti keberatan," ujar penasihat hukum Rizieq, Sugito Atmo Prawiro, Sabtu 4 Maret 2017. 

           Kendati demikian, pihaknya mempunyai nama pengganti jika Mahfud MD menolak tawaran akhir tim penasihat hukum. "Nanti mungkin bisa sama Nimatul Huda dari UII dosen tata Negara nanti bantu untuk jadi saksi ahli. Rencananya begitu," katanya.
    Sebelumnya, Mahfud MD menolak menjadi saksi ahli kasus dugaan penghinaan terhadap pancasila yang menyeret pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab di Polda Jawa Barat.

        Mahfud mengaku mengetahui niat tim kuasa hukum Rizieq untuk memintanya dari media. Namun Mahfud menegaskan sejak berhenti dari Ketua MK, dia tak bersedia menjadi saksi ahli di pengadilan.

        "Pernah dahulu hadir sebagai ahli di MK dalam perkara pengujian UU-KY karena diminta oleh KY sebagai lembaga negara dan dalam pengujian UU yang sifatnya abstrak. Bukan dalam kasus hukum yang konkret. Untuk yang kasus HR (Habib Rizieq) ini pun saya berposisi seperti itu. Belum bisa mengubah pilihan sikap. Biar ahli-ahli yang lain saja yang dihadirkan," kata Mahfud, Jumat, 24 Februari 2017. 

         Rizieq dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri, putri Sukarno, kepada Mabes Polri dengan tuduhan penghinaan kepada Pancasila. Mabes Polri lalu melimpahkan kasus itu kepada Polda Jabar pada November 2016.

          Dasar pelaporan adalah video yang menyayangkan ceramah Habib Rizieq di hadapan anggota FPI di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, pada 2011. Ia ditetapkan sebagai tersangka pada Senin, 30 Januari 2017. Status tersangka setelah gelar perkara dengan pemeriksaan 18 saksi.

        Perbuatan Rizieq dianggap memenuhi Pasal 154 A tentang Penodaan pada Lambang Negara dan Pasal 320 tentang Pencemaran Nama Baik pada Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.



 

 

Pemuka Agama Telah Beberkan Ancaman Rizieq Atas Dugaan Kasus Yang Telah Menimbulkan Provokasi Antarumat Beragama di Indonesia

Image result for foto Pendeta Max usai diperiksa Bareskrim Polri
www.vipqiuqiu99.com

Sumatraterkini.blogspot.com : Pendeta Max Evert Ibrahim Tangkudung telah diperiksa Bareskrim Mabes Polri kurang lebih tiga jam. Usai diperiksa sebagai saksi pelapor atas kasus ucapan pemimpin Front Pembela Islam, Rizieq Shihab, yang diduga telah menimbulkan provokasi antarumat beragama, Max mengungkapkan mendapatkan belasan pertanyaan dari penyidik.

          "Ada 14 pertanyaan kepada Pak Max, dan tiga pertanyaan di antaranya terkait poin yang bersifat mengancam di video YouTube," ucap salah seorang penasihat hukum Max, Makarius Nggiri  di Kantor Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat 3 Maret 2017.

        Max membeberkan tiga poin yang menjurus pada ancaman tersebut. Ia membeberkan poin-poin mana saja dari pernyataan Rizieq yang disebut mengancam itu. 

        "Tiga bagian yang bersifat mengancam antara lain pada kalimat 'bunuh semua pendeta-pendeta', 'berani bunuh pendeta-pendeta', kemudian yang terakhir itu 'berani habisin Kristen radikal'. Itu setelah diperlihatkan di YouTube," tutur Max.

         Ia menjelaskan dia tidak membawa barang bukti tambahan dalam pemeriksaan sebagai saksi hari ini. "Belum ada bukti baru, kita tunggu. Kalau memang diperlukan kita akan bawa. Ini kan agendanya masih pemeriksaan, sementara buktinya masih berupa flashdisk yang berisi video," ujar dia.

         Max mengatakan, akan ada tiga orang lagi yang akan diperiksa oleh penyidik terkait laporannya terhadap Rizieq itu. "Masih ada tiga orang lagi sebagai saksi fakta. Mereka yang ikut lihat ucapan di video. Kalau (waktu) pemanggilannya kita serahkan ke penyidik," katanya.

             Terakhir, Max berharap, atas laporan yang telah ia lakukan, para biarawan dan biarawati bisa tetap tenang dan tidak perlu merasa takut dengan ancaman Rizieq. "Tujuannya kan agar para pendeta, pastor, ulama, biarawan biarawati, dia tidak ada rasa ketakutan dengan adanya laporan ini. Ini bukan dihadap-hadapkan, tapi ini negara hukum," ucapnya.

           Sebelumnya Rizieq Shihab dilaporkan ke polisi atas ucapannya yang diduga telah menimbulkan provokasi antarumat beragama. Ucapannya itu terekam dan tersebar melalui akun media sosial. Rizieq dilaporkan Max Evert Ibrahim Tangkudung yang tergabung dalam Tim Pembela Demokrasi Indonesia.

                Laporan itu diterima dengan LP/93/1/2017/Bareskrim tanggal 26 Januari. Ucapan Rizieq yang dilaporkan adalah perintah untuk membunuh pendeta. "Setelah melihat (video ceramah), timbul rasa was-was juga. Kata-kata ini merangsang orang lain untuk melakukan (pembunuhan) ini kan berbahaya, nanti kalau terjadi apa-apa dengan saya, bisa ngamuk orang di Manado," ujar Max di Mapolda Metro Jaya, Kamis 26 Januari 2017. 

         Awalnya, Max bersama penasihat hukumnya menyambangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Rizieq. Namun, polisi melempar pengaduan itu ke Bareskrim Mabes Polri karena tidak diketahui lokasi pasti ceramah itu dilakukan.


 

 



 

Ternyata Tidak Hanya Ahok Saja, Kedekatan PKB Juga Sudah Terlihat Saat Bertemu Dengan Djarot Membahas Soal Pilgub DKI Jakarta 2017

 Related image

Sumatraterkini.blogspot.com : Wakil Sekjen PKB Daniel Johan pagi tadi bertemu dengan petahana Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok). Ternyata, PKB juga sudah menjalin komunikasi langsung dengan wakil Ahok, Djarot Saiful Hidayat terkait Pilkada DKI.

           Menurut Wasekjen PKB Maman Imanulhaq, pagi tadi ia juga ikut bertemu dengan Ahok bersama Daniel di Balaikota DKI namun pulang lebih dulu. Ia juga mengaku sudah bertemu terlebih dahulu dengan Djarot.

         "Saya ketemu. sebagai partai kita harus bersikap. Kami kalah di putaran pertama, kami harus memilih antara Anies dan Ahok. Saya udah ketemu Djarot tadi malam, saya juga ketemu Ahok," ungkap Maman di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/3/2017). 

          Anggota komisi VIII DPR ini mengaku, Ketum PKB Muhaimin Iskandar meminta agar jajarannya melakukan komunikasi ke dua pasangan calon yang lolos di putaran kedua Pilgub DKI. Seperti diketahui, sebelumnya PKB mengusung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni namun pasangan itu kandas.

         Kini partai-partai pendukung Agus-Sylvi masih mengkaji apakah akan mendukung Ahok-Djarot atau Anies Baswedan-Sandiaga Murni. Dukungan PKB dan 3 partai pendukung Agus-Sylvi dinilai akan menambah suara Ahok-Djarot atau Anies-Sandi di putaran kedua.

         "Kita berdiskusi dari mulai jam 13.00 WIB siang kemarin dipimpin langsung ketum sampai malam dan terjadi perdebatan yang dinamis dan akhirnya ketum minta agar kita melakukan komunikasi 2 belah pihak. Kebetulan yang ke Ahok dan Djarot itu saya," ujar Maman. 

           Ia pun memastikan PKB juga akan menemui Anies-Sandi sebelum memutuskan pasangan mana yang akan didukungnya. PKB akan mengumumkan keputusannya dalam waktu dekat. Maman juga menyebut malam ini PKB akan kembali rapat internal untuk membahas perkembangan terkini soal Pilgub DKI setelah bertemu dengan Ahok-Djarot.

           "Tentu (ada pertemuan dengan Anies-Sandi) tapi saya nggak tahu siapa yang diutus. Nanti malam kita rumuskan hasil pembicaraan kita lalu Sabtu sudah ada sinyal dan Minggu kita deklarasi," sebutnya.

          Maman memastikan tidak ada pilih kasih dari PKB terhadap Ahok-Djarot sebab PKB sama-sama melakukan komunikasi juga dengan Anies-Sandi. Hingga pada akhirnya nanti PKB menentukan sikap.
     "Nggak dong. kita tahu persis keduanya punya kekuatan besar. Keputusannya Minggu. ini kita membuka komunikasi ketemu beliau berdua," tutup Maman. 



 

 



 

Bagaimana Reaksi Anies-Sandiaga Saat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Sempat Beri Salam OK OCE Usai Peresmian Jakarta Creative Hub

Image result for foto Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memperagakan salam OK OCE




Sumatraterkini.blogspot.com : Cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memperagakan salam OK OCE, yang menjadi ciri cawagub DKI Sandiaga Uno. Hal tersebut dilakukan Ahok setelah meresmikan Jakarta Creative Hub di gedung Graha Niaga Thamrin.

         Awalnya Ahok dimintai konfirmasi oleh wartawan soal Jakarta Creative Hub yang disindir oleh cagub Anies Baswedan meniru program OK OCE, yang menjadi salah satu program unggulan pasangan Anies-Sandi. Ahok mengatakan Jakarta Creative Hub adalah program OK OCE sesungguhnya.

         "Mana (meniru). Ini siapa (yang) bangun duluan. Ini OK OCE sesungguhnya, ha-ha-ha...," kata Ahok setelah meresmikan Jakarta Creative Hub di gedung Graha Niaga Thamrin, Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (1/3/2017).

       Sambil berlalu meninggalkan wartawan, Ahok sempat memperagakan salam OK OCE di depan dadanya sambil tersenyum. Kejadian tersebut berlangsung cepat. 

       Dari keterangan tertulis yang didapat, Jakarta Creative Hub dirancang dan dibangun sebagai sebuah fasilitas untuk mendukung masyarakat dan bisnis UKM di area Jakarta dan sekitarnya. Jakarta Creative Hub dilengkapi dengan fasilitas dan prasarana kreatif seluas 1.500 meter persegi.

        Jakarta Creative Hub menempati lokasi strategis, di antara Bundaran HI dan pusat perdagangan Tanah Abang. Jakarta Creative Hub juga menyediakan program dan pelatihan yang didedikasikan untuk pengembangan dunia entrepreneur dan craft, dengan mengundang para pakar dari kalangan industri kreatif di Indonesia. 

        Jakarta Creative Hub dirancang dan dibangun dengan kemampuan untuk mendukung komunitas startup bisnis dengan memberikan infrastruktur yang memadai untuk memastikan pertumbuhan mereka. 




 

 

Pimpinan Front Pembela IslaM (FPI) Rizieq Shihab dan Para Ulama Yang Tergabung Dalam (GNPF-MUI) Diundang Dengarkan Pidato Raja Salman bin Abdulaziz di DPR

Image result for foto Pimpinan FPI Rizieq Shihab diundang DPR dengar pidato Raja Salman

Sumatraterkini.blogspot.com : Dalam kunjungannya ke Indonesia Raja Salman bin Abdulaziz akan memberi pidato di Gedung DPR RI. Para tamu penting diagendakan hadir dan turut mendengar pidato dari Raja Arab Saudi itu. Sejumlah tamu yang diundang di antaranya Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan para ulama yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal (GNPF-MUI).

        "Ya semua diundang, Habib Rizieq, Ustad Zaitun Rasmin, Ustad Bachtiar dan beberapa ulama dari GNPF diundang ke DPR. Termasuk saya sendiri," ujar Pengacara Rizieq Shihab Kapitra Amper, Selasa (28/2/2017).

        Kapitra mengatakan pihaknya mendapatkan undangan resmi dari pimpinan DPR RI. Dia memastikan Rizieq Shihab dan para ulama GNPF-MUI yang diundang hadir dalam acara tersebut. "Ini undangan dari negara, Insya Allah kita hadir," ucap Kapitra. 

         Terkait apakah ada agenda lain yang akan diikuti oleh Rizieq Shihab bersama dengan rombongan kerajaan Arab Saudi, Kapitra enggan membeberkannya. Namun ia mengisyarat kan pihaknya akan menghadiri beberapa agenda Raja Salman selama berada di Indonesia.

         "Kalau agenda yang tanggal 1 hingga 3 Februari ini kan agenda protokoler, ini negara, kita enggak boleh ganggu. Tapi yang setelah itu agenda kerjaan. Ya masih komunikasi dengan protokol kerajaan," Kapitra menandaskan Pengamanan DPR Diperketat.

           Raja Salman akan mendatangi Gedung DPR pada Kamis, 2 Maret 2017. Pengamanan Gedung MPR/DPR/DPD pun akan diperketat demi menyambut Sang Raja. Komandan Pasukan Pengaman Dalam (Pamdal) DPR AKBP Herry Ardyanto menyampaikan pengamanan akan dibagi dalam tiga ring, ring 1 bertempat di Gedung Nusantara, lokasi di mana Raja Salman akan berpidato. Ring 2 berlokasi di halaman Kompleks Parlemen, sementara Ring 3 berada di luar Kompleks Parlemen. 

       "Untuk Pamdalnya saja 450-an. Polda Metro kurang lebih 500, Kodam hampir sama sekitar 500 (personel). Paspampres kurang lebih 150 orang," kata Herry di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa.

        Herry menuturkan, tamu undangan nantinya akan diarahkan melalui pintu belakang, sedangkan tamu VIP melewati pintu depan. Raja Salman itu akan melalui pintu depan Kompleks Parlemen. Pihak pengamanan akan melakukan sterilisasi pada 1 dan 2 Maret 2017. "Tanggal 1 (Maret) itu pra. Itu disterilkan. Nanti tanggal 2 (Maret) pagi udah steril. Alat-alat sudah kepasang, enggak boleh ada yang masuk," tutur Herry.






 

Rano-Embay Daftarkan Gugatan Sengketa Pilkada Banten ke MK Atas Kecurangan dan Pelanggaran Khususnya di Kota Tanggerang dan Kabupaten Serang

Image result for foto Rano dan Embay

Sumatraterkini.blogspot.com : Pasangan calon nomor urut 2 di Pilgub Banten 2017, Rano Karno-Embay Mulya Syarif resmi mendaftarkan gugatan sengketa Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK). Di Pilgub Banten, Rano-Embay kalah 89.890 dari Wahidin Halim-Andika Hazrumy.

         "Keputusan untuk mendaftarkan gugatan ke MK didasari oleh fakta hukum tentang tidak ditanggapinya berbagai macam laporan kecurangan dan pelanggaran administrasi maupun pelanggaran pidana pemilu yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif khususnya di Kota Tangerang dan Kabupaten Serang," kata Ketua Tim Kampanye Rano-Embay, Ahmad Basarah dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (28/2/2017).

         Pendaftaran gugatan dilakukan di Gedung MK sore tadi pukul 16.17 WIB. Sebelumnya, pleno KPU Banten menyatakan Wahidin-Andika mendapatkan total 2.411.213 suara di Pilkada 15 Februari 2017 lalu. Sedangkan Rano-Embay meraih 2.321.323 suara. Dari hasil tersebut persentase suara untuk Wahidin-Andika 50,95% dan Rano-Embay 49,05%. selisih perolehan suara kedua paslon sebesar 89.890 suara. 

           Basarah mengatakan dalam rapat pleno, KPU dan Bawaslu Banten tidak menggubris data dan fakta hukum yang diajukan saksi Rano-Embay soal dugaan kecurangan. Tim Rano-Embay menyoroti dugaan politik uang dan penggelembungan suara. 

               "Padahal data dan fakta tersebut adalah bukti kuat yang dapat menunjukkan bahwa di Kabupaten Serang memang benar-benar telah terjadi tindak pidana politik uang yang bersifat terstruktur, sistematis dan massif yang dapat berakibat hukum pada pembatalan pasangan calon. Begitu pula di Kota Tangerang, KPUD maupun Bawaslu Provinsi mengabaikan permintaan saksi Rano-Embay untuk membandingkan data yang dimiliki saksi dengan data di kotak suara karena terdapat bukti kuat dan lengkap telah terjadi penggelembungan suara yang mencapai ribuan suara," papar Wasekjen PDIP ini.

        Tim Rano-Embay juga menyoroti pemilih di luar Suket yang mencapai 16.000 pemilih. Hal-hal itu dinilai bisa berujung pada pemecatan penyelenggara Pemilu yang terbukti curang. Dalam rapat pleno, saksi Rano-Embay merasa diabaikan dan dianggap tidak berguna karena bukti-bukti yang diajukan ditolak. Oleh sebab itu, saksi Rano-Embay memilih walk out.

          "Berangkat dari situasi tersebut, akhirnya Rano Embay memutuskan untuk melanjutkannya ke MK, karena pelanggaran dan kecurangan yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif di Kabupaten Serang dan Kota Tangerang tersebut telah merugikan hak konstitusional Rano Embay dan membuat cacatnya penyelenggaraan Pilgub di Banten," tegas Basarah.

      Dia meyakini MK akan kredibel dalam memberikan keadilan di Pilkada. Tim Rano-Embay sudah mengumpulkan bukti-bukti dan siap menjalani sidang. Mereka juga berharap MK memutuskan ada pemungutan suara ulang di Kabupaten Serang dan Kota Tangerang.
   "Kami berharap MK dapat melihat sisi kebenaran dan keadilan yang diduga dilanggar oleh pasangan calon, penyelenggara pemilu maupun aparatur pemerintah daerah," tutup Basarah.