Search

Ahok Digugat Perdata Kasus Penistaan Agama

Image result for foto ahok penista agama

                 Habib Novel Chaidar Hasan Bamukmin bersama sejumlah Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) mengajukan gugatan perdata kepada Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Senin, 5 Desember 2016. Gugatan ini masih terkait kasus dugaan penistaan Alquran oleh Ahok.
    "Hari ini, kami sebagai kuasa hukum Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin, mendaftarkan gugatan kepada Ahok atas kerugian materiil yang dialami klien kami akibat kasus Surah Al Maidah ayat 51," kata Wakil Ketua ACTA, Nurhayati di PN Jakarta Utara, Senin, 5 Desember 2016. 

       Menurutnya, Novel Bakmumin yang juga sebagai mubalig merasa dirugikan oleh ucapan Ahok soal 'dibohongin pakai Al Maidah 51' saat menemui warga di Kabupaten Kepulauan Seribu, 26 September 2016. Kerugian yang diderita bersifat materiil dan juga sekaligus immateriil berupa rusaknya nama baik penggugat.
        “Adapun tuntutan dalam gugatan ini adalah menghukum tergugat untuk membayar ganti rugi materiil kepada penggugat sebesar Rp204 juta. Dan menghukum tergugat dalam waktu paling lama 10 hari sejak putusan perkara ini berkekuatan hukum tetap untuk memasang iklan 1 halaman penuh melalui sembilan surat kabar nasional dengan redaksi permintaan maaf Ahok," tuturnya.

      Nurhayati menambahkan, pernyataan Ahok dianggap telah menuding kliennya sebagai pembohong. Karena sebelumnya Novel Bakmumin memang ceramah di tempat Ahok melakukan kunjungan di Kepulauan Seribu yang isinya juga tentang ayat Al Maidah 51. 
          "Dasar gugatan ini adalah Pasal 98 KUHAP, yang berbunyi jika suatu perbuatan yang menjadi dasar dakwaan di dalam suatu pemeriksaan perkara pidana oleh pengadilan negeri menimbulkan kerugian bagi orang lain maka hakim ketua sidang atas permintaan orang itu dapat menetapkan untuk menggabungkan perkara gugatan ganti kerugian kepada perkara pidana itu," kata Nurhayati.

       Maka dari itu, ia berharap adanya sidang perkara perdata dan pidana ini secara terbuka. Gugatan perdata itu telah diterima Pengadilan Jakut, melalui panitera muda perdata Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Tarmuzi, dengan nomor registrasi 593/Pdt.G/2016/PN Jakut. 
   "Kami akan menjadi pihak dan juga bisa menghadirkan bukti, saksi dan ahli dalam perkara tersebut," kata Nurhayati.



 

Ada Aksi Kita Indonesia, Sandiaga Uno Ubah Jalur Jogging

Image result for fotoSandiaga Uno (tengah) saat berlari di Banjir Kanal Timur, Jakarta

            Banyaknya atribut partai dalam aksi Kita Indonesia yang digelar pagi ini di area car free day (CFD) kawasan Bundaran Hotel Indonesia mendapat reaksi keras dari berbagai pihak. Salah satunya Calon Wakil Gubernur nomor urut tiga, Sandiaga S Uno.
    Menurutnya CFD seharusnya menjadi ruang publik yang bebas dari berbagai kepentingan sesuai amanat semula. 
    "Beruntungnya sudah ada pengakuan dari penyelenggara bahwa itu melanggar dan mereka menerima konsekuensinya," kata Sandiaga di posko pemenangan Jalan Cicurug Menteng, Minggu 4 Desember 2016. 

     Sandi, panggilan akrabnya, memang menyayangkan aksi tersebut. Ia kemudian bercerita kegiatan lari paginya hari ini bahkan harus berpindah lokasi, lantaran menghindari area CFD di Bundaran HI. 
    "Saya bersama komunitas lari sampai melipir ke arah selatan dan berlari di sana," ungkap Sandi.
       Meskipun demikian Sandiaga tidak ingin masalah pelanggaran CFD tersebut menjadi berkepanjangan. Sebab, niat mengadakan acara pawai kebhinekaan adalah untuk memperkuat persatuan dalam perbedaan.
           "Ya udah lah jangan diperpanjang, biar sejuk," ujarnya.


 

Lima Patung Relawan Pengevakuasi Mbah Maridjan Dimuseumkan

Image result for foto Lima Patung Relawan Pengevakuasi Mbah Maridjan Dimuseumkan

          Lima relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) korban tewas erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Sleman pada tahun 2010 dibuatkan patung. Mereka, antara lain, Supriadi, Prasetyo, Juprianto, Samiyo, dan Slamet. 
    Patung-patung itu untuk mengenang para relawan yang meninggal dunia saat mengevakuasi warga, termasuk juru kunci Merapi, Mbah Maridjan, dari kaki gunung.
    Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan penempatan patung-patung itu di Museum Gunung Merapi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu, 5 Desember 2016.
 
      Para relawan itu, kata Menteri, menjadi pahlawan dan contoh bagi relawan lainnya. "Pengorbanan mereka tidak hanya meneteskan air mata dan keringat tapi juga nyawa untuk membantu sesama manusia."
       Dia berharap pengorbanan kelima relawan itu menjadi inspirasi bangsa Indonesia untuk merajut kesetiakawanan sosial. "Mudah-mudahan pengorbanan mereka dicatat oleh Tuhan," ujarnya.

           Di tempat yang sama, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial, Adhy Karyono, menjelaskan bahwa kelima patung relawan itu sebagai tanda perhatian pemerintah untuk menghargai jasa dan kerja keras mereka.
         Perwakilan keluarga korban, Darwanti, berterima kasih atas penghargaan dan bantuan yang diberikan. "Saya mewakili keluarga korban mengucapkan banyak terima kasih karena masih diperhatikan," ujarnya.
     Peresmian patung ditandai penandatanganan prasasti oleh Menteri Khofifah dan Gubernur Sultan Hamengkubuwono X. Diserahkan juga bantuan kepada keluarga korban, masing-masing Rp10 juta. Patung-patung itu kemudian disimpan di Museum Gunung Merapi.

 


 



Ini Cara Agar Indonesia 'Naik Kelas' Jadi Negara Maju

Image result for foto pertumbuhan ekonomi Indonesia

        Indonesia idealnya membutuhkan pertumbuhan ekonomi tujuh persen dalam rentang waktu 14 tahun hingga 2030. Hal itu penting agar Indonesia keluar dari posisi negara berpendapatan menengah menjadi negara berpendapatan tinggi. 
   Demikian menurut Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter dari Bank Indonesia, Juda Agung.

          "Pertumbuhan ekonomi 2016-2030 minimal perlu tujuh persen per tahun untuk menghindari middle income trap (terjebak di posisi negara berpendapatan menengah) dan mendekati kelompok berpendapatan tinggi," kata Juda dalam sebuah diskusi di kawasan Kuta, Bali, Sabtu 3 Desember 2016.
     Juda mengatakan, dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tersebut, pendapatan per kapita Indonesia akan berada di kisaran US$9.652 per tahun. Sementara untuk mencapai pertumbuhan ekonomi tujuh persen per tahun, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan.

  "Pertama, produktivitas dinaikkan, modal ditambah dan sumber daya manusia kita ditingkatkan. Jadi kalau mau tumbuh tujuh persen skenarionya seperti itu," lanjut Juda.
        Selain itu, ia menegaskan bahwa sektor yang harus di dorong adalah sektor manufaktur berorientasi ekspor. Tujuan tak lain adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi indonesia. 
     "Kalau ingin tumbuh cepat di negara yang sudah maju, mau tidak mau, sektor manufaktur harus didorong. Di 2000-an kita pernah 65-70 persen, sekarang ini 50-an persen pangsa pasar manufaktur terhadap total ekspor kita," ujarnya.



Raih Gelar Doktor, Menteri Susi Menangis

Image result for FOTO Menteri Susi Pudjiastuti saat wisuda di Universitas Diponegoro, Semarang

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meneteskan air mata haru saat menerima penghargaan tertinggi sebagai Doktor Honoris Causa di Universitas Diponegoro Semarang Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Desember 2016. Air mata menteri yang terkenal berani meksi  hanya berijasah SMP itu berlinang saat dirinya meyampaikan pidato yang disaksikan ratusan orang.
   Upacara penganugerahan gelar yang diterima Susi berlangsung khusuk dan khidmat. Susi yang mengenakan pakaian wisuda serta toga terlihat tenang saat berkesempatan menyampaikan pidatonya. Ia bahkan menyampaikan pidato itu tanpa teks.
  Susi berpidato tentang pemberantasan penangkapan ikan illegal, “Unreported and Unregulated Fishing; Menegakkan Kedaulatan dan Menjaga Keberlanjutan untuk Kesejahteraan Bangsa Indonesia.”
    "Kedaulatan kita tidak perlu takut ditegakkan. Dan ikan hanya boleh diambil dan dimanfaatkan oleh warga negara Indonesia," kata Susi.

        Terkait gelar doktor yang diterimanya, Susi mengaku masih merasa belum pantas. Apalagi dirinya sadar hanya seorang perempuan lulusan SMP. Air matanya pun berlinang, saat panitia memutar video singkat mengenai profilnya hingga menjabat sebagai Meteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Begitu pun saat Susi mengucapkan rasa terimakasihnya kepada orangtua di Pangandaran Jawa Barat, kampus Undip, hingga Presiden Joko Widodo yang mempercayainya memimpin KKP. 
    "Habis pengukuhan ini saya mungkin berbeda, karena yang memimpin KKP adalah doktor honoris causa, " katanya disambut tepuk tangan hadirin.  "Dulu saya tenggelamkan kapal pakai topi satgas 115 dan rok biasa. Nanti (setelah gelar ini) saya menunjuk (tenggelamkan kapal) pakai toga, pasti membuat (pencuri ikan) takut lagi," ujar perempuan yang tak lulus SMA 1 Yogyakarta itu, melepas canda

Tuai pujian :

       Penyematan gelar doktor kepada Menteri Susi  mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak, termasuk dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar yang hadir pada penganugerahan itu menyatakan pujiannya terkait kebijakan Susi yang dinilai sangat kontroversial namun akademik. Meskipun sebagai menteri, ia hanya tamatan SMP.

        "Seorang Susi berani, apa karena ilmunya atau tatonya. Tapi dia memberikan kejujuran. Ketika memimpin, kalau sudah deberikan rekomendasi akademik, ia berikan keputusan politik. Maka Susi kontroversi Pudjiastuti. Itu tambahan saya," jelas pria berambut putih itu. 

     Selain Ganjar, penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa kepada Menteri Susi juga dihadiri sejumlah menteri kabinet kerja, antara lain Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir, Menteri Kesehatan Nila F Muluk, pejabat kementerian lain serta sejumlah duta besar. 
 

 

 

     


 

Djarot Ancam Pecat Kader PDI Perjuangan yang Membelot



Image result for FOTOCalon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat

                Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku akan memberikan sanksi khusus, bahkan hingga pemecatan apabila ada kader yang membelot dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
      Meski demikian, saat pertanyaan dilontarkan kepadanya, ia mengaku belum mengetahui informasi soal adanya kader PDI-P yang membelot. "Saya belum tahu," kata Djarot di Jakarta, Sabtu, 3 Desember 2016. 

     Berdasarkan informasi yang beredar, ada sejumlah kader PDI-P yang membelot dan dikabarkan mendukung pasangan calon nomor urut tiga, yaitu Anies Rasyid Baswedan – Sandiaga Salahuddin Uno. 
   Adapun perihal rencana kader tersebut akan melakukan deklarasi dukungan pada paslon nomor tiga, mantan Wali Kota Blitar itu mempersilahkan saja.
   "Biar saja, siapa itu? Engga apa-apa biar kita tahu siapa saja itu, engga apa-apa. Kalau sudah seperti itu ya otomatis dia (kader) bukan anggota PDI-P lagi," kata Djarot.


Jokowi Mengucapkan Selamat Atas Kemenangan Indonesia

Image result for FOTO Indonesia Menang 2-1 atas Vietnam di Stadion PakansarI

             Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengucapkan selamat kepada pemain skuad Garuda Indonesia yang telah memenangkan laga semifinal antara Indonesia vs Vietnam AFF 2016. Dalam laga semifinal piala AFF 2016, Indonesia menang tipis atas Vietnam 2-1. 
       "Selamat atas kerja keras di lapangan yang tadi dimaiankan oleh pemain-pemaian kita. Selamat, selamat," kata Joko Widodo di Stadion Pekansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 3 Desember 2016. 

         Dalam pertandingan tadi, turut hadir Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Setya Novanto, dan Ketua PSSI, Eddy Rahmayadi. Saat menonton pertandingan, Presiden Joko Widodo duduk bersebelahan dengan Setya Novanto. 
       Pertandingan tersebut dimenangkan skuad Garuda Indonesia dengan hasil 2-1. Awalnya Indonesia memimpin dengan angka 1-0, namun angka tersebut disusul menjadi 1-1 melalui penalti yang diberikan wasit pada tim Vietnam. Namun di babak kedua, tim Indonesia berhasil mengalahkan Vietnam melalui tendangan penalti dari kaki Boaz Salosa. Hingga pertandingan berakhir, kedudukan 2-1 untuk tim Indonesia tidak berubah. 

  Berikut susuan pemaian Indonesia vs Vietnam dalam laga semifinal piala AFF 2016 :

  Indonesia: Kurnia Meiga; Beny Wahyudi, Hansamu Yama, Manahati Lestusen, Abduh Lestaluhu; Rizki Pora, Bayu Pradana, Stefano Lilipaly, Andik Vermansyah (Zulham Zamrun 90'); Boaz Solossa (Evan Dimas 81'), Ferdinand Sinaga (Lerby Eliandry 63').

Vietnam: Tran Nguyen Manh; Tran Dinh Dong, Que Ngoc Hai, Bui Tien Dung, Pham Thanh Lurong (Dinh Thanh Trung 83'); Nguyen Tron Hoang (Nguyen Van Toan 75'), Lurong Xuan Truong, Vu Van Thanh; Le Cong Vinh, Le Van Thang, Nguyen Van Quyet (Nguyen Cong Phurong 89').